Latar Belakang : Pada members Hexa Gym Samarinda masalah yang timbul iyalah member masih kurang menerima bentuk-bentuk variasi latihan beban. Latihan yang digunakan member hanya bersifat monoton, member hanya menggunakan informasi spanduk. Sehingga menimbulkan kebosanan, para member juga tidak mengalami adanya peningkatan masa otot dan kekuatan otot. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh latihan resistance & crossfit training terhadap prubahan kekuatan leg & back muscle pada member hexa gym Samarinda. Metode : Jenis penelitian yang dilakukan pada saat ini menggunakan metode kuantatif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one grup sebagai penelitian pre-eksperimen time series design. Penelitian ini akan membandingkan hasil kekuatan leg & back muscle dari minggu ke minggu dengan latihan resistance & crossfit training, dengan dosis latihan 3 set 8 rep, 4 kali perminggu selama 6 minggu penelitian. Hasil : dari uji Friedman Test dapat dilihat kenaikan nilai leg & back terbanyak terjadi pada posttes minggu ke-6 dengan nilai rata-rata rank leg 4.00 dan back 3,49. Dari uji Friedman Test ini juga diketahui nilai Asymp. Sig. sebesar < 0,001. Maka terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan otot Leg & back setelah dilakukannya latihan resistance & crossfit training. Kesimpulan : Bahwa ada perubahan signifikan terhadap peningkatan kekuatan leg & back mascle, dengan uji friedman tes Hasil uji statistic dikatakan ada pengaruh yang signifikan terhadap kekutana otot tungkai dengan nilai p value <0,001 α 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak Kata kunci : Gym, Latihan Resistance, Crossfit Training, Leg & Back Muscle, Kekuatan Otot.