Oktafianti, Oktafianti
Penelitian Pendidikan Geografi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK EROSI DAN TANAH DI KELAS X SMA NEGERI 1 WABULA Amaluddin, La Ode; Oktafianti, Oktafianti
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.641 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i1.5601

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui aktivitas belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Wabula dengan menerapkan model  discovery learning pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah. 2).  Untuk mengetahui aktifitas mengajar guru pada siswa kelas XSMA Negeri 1Wabula dengan menerapkan model discovery learning pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah. 3).  Untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model discovery learning di kelas X SMA Negeri 1 Wabula pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah.Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 mulai tanggal 17 maret 2017– 22 april 2017 di kelas X SMA Negeri 1 Wabula.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dengan dua siklus.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Wabula semester genap tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 16.Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif yang diperoleh dari lembar observasi dan tes hasil belajar.  Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: 1).Dengan  skor rata-rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 2,7, meningkat pada siklus II menjadi 3,4. 2). Dengan skor rata-rata  pada siklus I aktivitas guru adalah 2,6 meningkat pada siklus II menjadi 3,4. 3).  Hasil belajar siswa meningkat setelah menerapkan model discovery learning pada materi pokok erosi dan kerusakan tanah. Dimana pada siklus I yaitu diperoleh nilai terendah 20, nilai tertinggi 90Pada siklus II diperoleh nilai terendah 60, nilai tertinggi 95 Kata Kunci: Model Pembelajaran, Proses, dan Hasil Belajar.