This community service activity aims to improve the learning competencies of PKBM Cipta Tunas Karya students through the use of digital technology in the learning process. The activity is implemented through five stages, namely socialisation, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and program sustainability. The training is conducted using a hands-on approach (learning by doing) through the introduction and utilisation of DigiCipta as a digital learning portal integrated with Canva, Google Classroom, and Wayground. Evaluation of the activity is carried out through comparing pre-test and post-test results, observing learning activities, monitoring the use of DigiCipta, and collecting feedback from students and tutors. The results of the activity show an increase in all competency indicators measured. The average overall score increased from 2.97 in the pre-test to 4.076 in the post-test, with an increase of 1.106 points. The highest increase occurred in the indicator of involvement in digital learning activities at 1.57 points, while the lowest increase was in the indicator of digital literacy and competence at 0.87 points. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi belajar peserta didik PKBM Cipta Tunas Karya melalui pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan praktik langsung (learning by doing) melalui pengenalan dan pemanfaatan DigiCipta sebagai portal pembelajaran digital yang terintegrasi dengan Canva, Google Classroom, dan Wayground. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, observasi aktivitas pembelajaran, pemantauan penggunaan DigiCipta, serta pengumpulan umpan balik dari peserta didik dan tutor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator kompetensi yang diukur. Rata-rata skor keseluruhan meningkat dari 2,97 pada pre-test menjadi 4,076 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 1,106 poin. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator keterlibatan dalam aktivitas pembelajaran digital sebesar 1,57 poin, sedangkan peningkatan terendah terdapat pada indikator literasi dan kompetensi digital sebesar 0,87 poin. Kata Kunci: kompetensi belajar; teknologi digital; digicipta; pkbm