Riska Fii Ahsani
Universitas Slamet Riyadi, Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kepuasan Kerja, dan Stres Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan Bagian Antaran pada PT Pos Indonesia (Persero) KCU Solo Handayani Puspita Mayang Sari; Lamidi Lamidi; Riska Fii Ahsani
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r861ah25

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di PT Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Utama (KCU) Solo yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No. 8, Surakarta. Instansi tersebut berperan strategis sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Sentral Pengelolaan Pos (SPP). Adapun tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan stres kerja terhadap turnover intention pada karyawan divisi antaran. Menggunakan metode survei, penelitian ini mengintegrasikan data kualitatif dan kuantitatif yang bersumber dari data primer maupun sekunder. Mengingat jumlah populasi yang terbatas, yakni 30 karyawan, peneliti menerapkan teknik non-probability sampling melalui pendekatan sampling jenuh atau sensus. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, serta studi pustaka, yang kemudian diolah menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan analisis koefisien determinasi.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan dan stres kerja secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan bagian antaran di PT Pos Indonesia (Persero) KCU Solo. Namun, variabel kepuasan kerja ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap intensitas perpindahan karyawan tersebut. Berdasarkan hasil uji F, diperoleh nilai F hitung sebesar 15,060 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang menunjukkan adanya pengaruh simultan dari variabel independen. Selain itu, nilai adjusted R2 sebesar 0,593 mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan, kepuasan kerja, dan stres kerja memberikan kontribusi sebesar 59,3% terhadap variasi turnover intention, sementara porsi selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain di luar ruang lingkup penelitian ini.  
PENGARUH DIGITAL EMPLOYEE EXPERIENCE, BUDAYA DIGITAL ORGANISASI DAN KOMPETENSI DIGITALTERHADAPREADINESS FOR CHANGE PEGAWAI DALAM LAYANAN JKNMOBILEBPJS KESEHATANDI SURAKARTA Fajar Wahyu Nugroho; Riska Fii Ahsani
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPJS Kesehatan Cabang Surakarta merupakan salah satu kantor cabang yang bertugas menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Digital Employee Experience, Budaya Digital Organisasi dan Kompetensi Digital terhadap Readiness for Change atau kesiapan berubah pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pegawai BPJS Kesehatan yang terlibat dalam layanan JKN di Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah responden 51 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui penyebaran kuesioner melelui google form. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2 ). Hasil penelitian menujukkan bahwa Digital Employee Experience, tidak berpengaruh signifikan terhadap Readiness for Change dengan nilai signifikansi sebesar 0,726 > 0,05. Budaya Digital Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Readiness for Change dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kompetensi Digital berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05. Secara simultan, Digital Employee Experience, Budaya Digital Organisasi dan Kompetensi Digital berpengaruh signifikan terhadap Readiness for Change dengan nilai signifiknasi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi Ajusted R 2 sebesar 0,766 menujukkan bahwa 76% variabel Readinees for Change dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen.