Andi Akifa Sudirman
Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Kantung Air Hangat Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak dengan Demam Tifoid Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Muriyati Rokani; Siti Amelia Puluhulawa
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i1.3605

Abstract

Pada anak penderita demam tifoid peningkatan suhu tubuh merupakan indikator infeksi. Penelitian empiris yang khusus mengevaluasi efektivitas penggunaan warm water bag dalam menurunkan suhu tubuh anak dengan demam tifoid masih terbatas. Penggunaan kantung air hangat atau kompres air hangat adalah metode non-farmakologis untuk menurunkan suhu tubuh inti. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif quasi eksperimental menggunakan Non-equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat inap anak RSUD Dr. M.M Dunda Limboto, pada Oktober 2024 – Januari 2025. Sebanyak 24 anak berusia 2 - 14 tahun dipilih menjadi sampel penelitian menggunakan consecutive sampling yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah termometer terkalibrasi, dilakukan pada area aksila dengan analisa data menggunakan uji paired t-test. Setelah menerima intervensi, suhu tubuh kelompok eksperimen menurun secara signifikan (p-value = 0.000 0.05). Rerata suhu tubuh sebelum intervensi 38.2oC menjadi 36.9oC setelah diberikan terapi. Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever. Temuan ini penting secara klinis dan menjadi alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan dapat mendukung terapi standar dalam pengendalian demam pada anak.