Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

RELASI PRIBUMI DAN KOLONIALIS DALAM CERPEN “KUTUKAN DAPUR” KARYA EKA KURNIAWAN (TINJAUAN POSTKOLONIAL) Lestari, Erawati Dwi
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i1.3191

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan jejak-jejak kolonial dalam teks cerita pendek (cerpen) Kutukan Dapur (KD, 2005) karya Eka Kurniawan. Dengan menggunakan konsep postkolonial, ditemukan bahwa gambaran penindasan dan jejak kolonial dalam teks ini terwujud dalam bentuk diaspora, superioritas, orientalisme, dan mimikri. Namun, meski menghadirkan banyak bentuk penindasan, baik secara fisik maupun nonfisik, cerpen KD memberi ruang bagi pribumi untuk melakukan resistensi dalam wujud pemberontakan oleh pihak tertindas (subaltern) dan semangat meraih kemerdekaan. Melalui konsep subaltern dan konsep nasionalisme dalam ranah postkolonial, terlihat adanya kemungkinan runtuhnya dominasi kolonial dalam cerpen KD.
Sosialisasi Buku Cerita Bermuatan Islami sebagai Terapi Wicara dan Spiritual bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Kediri Nurul Dwi Lestari; Erawati Dwi Lestari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8186

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menghasilkan buku cerita berjudul Ceria (Cerita Anak Islam Nusantara) yang dikembangkan untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam rangka menumbuhkan kemampuan wicara dan nilai spiritual. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada 18-19 November 2022 bertempat di aula dan ruang kelas SLB-C Putera Asih Kota Kediri dengan responden yaitu siswa SLB-C Putera Asih Tingkat SMA berjumlah 30 siswa. Dalam kegiatan bercerita, siswa dibantu oleh pembimbing untuk membantunya memahami isi cerita karena sebagian besar ABK tersebut belum dapat membaca secara mandiri. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, siswa dapat memberikan respon pada tanya-jawab isi cerita, dan beberapa di antaranya mampu menceritakan kembali isi cerita, serta mampu menunjukkan sikap-sikap yang patut diteladani dari tokoh-tokoh di buku Ceria.This community service activity resulted in a storybook entitled Ceria (Stories of Nusantara Islamic Children), developed for children with special needs (ABK) to develop speech abilities and spiritual values. This PkM activity was carried out on November 18-19, 2022, in the hall and classrooms of the Putera Asih SLB-C Kediri City with respondents, namely Putera Asih SLB-C students at the high school level, totaling 30 students. In storytelling activities, students are assisted by mentors to help them understand the contents of the story because most children with special needs cannot read independently. As a result of this community service activity, students were able to respond to questions and answers about the contents of the story, and some of them were able to retell the contents of the story, as well as being able to demonstrate exemplary attitudes from the characters in the Ceria book.
Kearifan Lokal dalam Folklor Pohon Beringin Desa Sambi Kabupaten Kediri Lestari, Erawati Dwi; Pramana, Jelita Nurindria; Husna, Karing
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v2i1.2808

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menarik garis hubung antara berbagai versi atau varian pada folklor kepercayaan masyarakat Desa Sambi terhadap pohon beringin. Hal ini dimaksudkan agar dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas ciri khas Pasar Desa Sambi sebagai masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat yang telah turun-temurun dan plural. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan studi lapangan. Penelitian ini terdiri atas tiga tahapan yakni pendokumentasian atau pengumpulan data, penggolongan atau pengklasifikasian dan penganalisisan. Data utama diperoleh langsung peneliti melalui wawancara dengan informan dan pengamatan dengan setting natural. Dalam mengumpulkan data penelitian, digunakan beberapa macam metode yaitu observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif, dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat berbagai varian yang menyatakan tentang kepercayaan kepada pohon beringin. Pohon beringin merupakan ciri khas Pasar Sambi. Pohon beringin sebagai tanda kemakmuran pasar Desa Sambi. Tujuan utama pagelaran wayang diadakan adalah untuk penunggu pohon beringin. Dengan mayoritas pengklasifikasiannya sebagai foklor lisan.
RELASI PRIBUMI DAN KOLONIALIS DALAM CERPEN “KUTUKAN DAPUR” KARYA EKA KURNIAWAN (TINJAUAN POSTKOLONIAL) Lestari, Erawati Dwi
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v2i1.3191

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan jejak-jejak kolonial dalam teks cerita pendek (cerpen) Kutukan Dapur (KD, 2005) karya Eka Kurniawan. Dengan menggunakan konsep postkolonial, ditemukan bahwa gambaran penindasan dan jejak kolonial dalam teks ini terwujud dalam bentuk diaspora, superioritas, orientalisme, dan mimikri. Namun, meski menghadirkan banyak bentuk penindasan, baik secara fisik maupun nonfisik, cerpen KD memberi ruang bagi pribumi untuk melakukan resistensi dalam wujud pemberontakan oleh pihak tertindas (subaltern) dan semangat meraih kemerdekaan. Melalui konsep subaltern dan konsep nasionalisme dalam ranah postkolonial, terlihat adanya kemungkinan runtuhnya dominasi kolonial dalam cerpen KD.
Peran Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Omzet Penjualan Nymaz Hijab Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Avinka, Dhabita Reyna Dianis; Saka, Dijan Novia; Lestari, Erawati Dwi; Subandono, Agus
Al-Muraqabah: Journal of Management and Sharia Business Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Muraqabah: Journal of Management and Sharia Business
Publisher : Sharia Business Management Study Program, Faculty of Economics and Islamic Business at IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/almuraqabah.v4i1.1438

Abstract

This study aims to examine the role of marketing strategies in increasing the sales turnover of Nymaz Hijab products in Ngasem District, Kediri Regency. This research uses a qualitative method using primary data obtained from interviews and direct observation with the owner, employees, and consumers of Nymaz Hijab. Secondary data used is information from the internet and Nymaz Hijab's social media accounts. The results showed that Nymaz Hijab uses marketing strategies which include attention to product quality, always updating products, determining prices based on product prices from the center by considering other costs, and active promotion through social media such as Instagram, WhatsApp, and TikTok. However, Nymaz Hijab needs to pay attention to market selection to determine its target market. With the marketing strategy carried out, Nymaz Hijab succeeded in increasing sales turnover from IDR 278,050,000 in 2022 to IDR 289,950,000 in 2023. In addition, business owners also sometimes hold product sales to attract consumer interest. Thus, an optimized marketing strategy can make a significant contribution in increasing the company's sales turnover.
Reduksi Superioritas Barat dalam Alih Wahana Novel Gerbang Dialog Danur Karya Risa Saraswati dan Film “Danur; I Can See Ghost” Karya Awi Suryadi: Reduction of Western Superiority in the Adaptation of the Novel 'Gerbang Dialog Danur' by Risa Saraswati and the Film 'Danur: I Can See Ghost' by Awi Suryadi Lestari, Erawati Dwi
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 6 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v6i2.19192

Abstract

Selama ini karya sastra horor kerap dipandang sebelah mata. Sastra horor juga sering disebut sebagai karya picisan dengan bumbu seks di sana-sini. Jalinan cerita pada sastra horor dianggap tidak masuk akal dan hanya memberi efek ketakutan. Padahal jika diteliti lebih dalam, sastra horor dapat memberi sumbangan bagi perkembangan sastra. Gerbang Dialog Danur (2015) karya Risa Saraswati merupakan novel bergenre horor populer yang mendekonstruksi konsep hantu sebagai makhluk menyeramkan dan pengganggu. Di awal tahun 2017, novel ini diadaptasi ke dalam film berjudul “Danur: I Can See Ghost” oleh Awi Suryadi. Usai diangkat ke layar putih, ada beberapa perbedaan antara karya asal dengan hasil adaptasi. Dalam novel, beberapa tokoh hantu Belanda dikisahkan secara jelas oleh pengarang. Namun setelah dialihwahanakan, setidaknya hanya tiga hantu Belanda yang ditampilkan. Kemunculan mereka pun terbilang jarang, bahkan masa lalu ketiganya tidak digambarkan secara utuh. Sementara hantu lokal yang sebelumnya tampil inferior dalam novel, berubah menjadi superior dalam film. Peniadaan dan pengurangan jumlah hantu Belanda, kemunculan hantu pribumi yang lebih dominan, serta perubahan sifat hantu lokal dalam film adaptasi, memperlihatkan adanya pergeseran superioritas yang sebelumnya menempatkan hantu Belanda sebagai pihak yang berkuasa. Hal ini menunjukkan adanya ‘ruang’ yang diberikan bagi hantu pribumi dalam karya adaptasi, yang sebelumnya didominasi oleh hantu Belanda di dalam novel. Pada penelitian ini, penulis menggunakan teori alih wahana dan poskolonial guna memperlihatkan representasi Barat dan Timur yang tergambar pada tokoh hantu Belanda dan Indonesia di dalam novel maupun film adaptasi, melihat makna yang terdapat di balik pengurangan jumlah tokoh, penambahan adegan dalam film, serta perubahan sifat tokoh hantu Belanda dan Indonesia di dalam film sebagai hasil dari proses alih wahana.
PERAN TOKOH PEREMPUAN PADA FILM HATI SUHITA (THE ROLE OF FEMALE CHARACTERS IN THE MOVIE HATI SUHITA) Wardany, Imelda Eka; Nisak, Rizki Zahratun; Khoiriyah, S. Azimatul; Lestari, Erawati Dwi
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 2 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v14i2.19369

Abstract

AbstractThe Role of Female Characters in The Movie Hati Suhita. This research aims to describe the roles of women depicted in the film Hati Suhita using feminist analysis. The method used in this study is qualitative descriptive with a feminist approach. The analysis results indicate that in the study The Role of Women in the Film Hati Suhita, there are two roles assigned to the female character, namely domestic roles and public roles. In the domestic sphere, the character Suhita fulfills her roles as a daughter, daughter-in-law, and wife who adheres to rules and a culture that tends to be patriarchal. On the other hand, Suhita also holds a role in the public sphere as an educator and leader of a pesantren (Islamic boarding school). However, this public role can only be performed by Suhita as a result of her interactions with male characters. This indirectly leads to the conclusion that male dominance in the research of the role of female characters in the movie Hati Suhita remains quite strong as a result of patriarchal culture.Keywords: Role of women, female characters, patriarchal culture, feminism, film analysisAbstrakPeran Tokoh Perempuan pada Film Hati Suhita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan yang digambarkan dalam film Hati Suhita menggunakan kajian feminisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan feminis. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam penelitian Peran Tokoh Perempuan pada Film Hati Suhita, terdapat dua peran yang diarahkan pada tokoh perempuan, yaitu peran domestik dan peran publik. Dalam ranah domestik, tokoh Suhita menjalani peran sebagai anak, menantu, dan istri yang patuh terhadap aturan dan budaya yang cenderung patriarkis. Di sisi lain, tokoh Suhita juga memiliki peran di ranah publik sebagai pendidik dan pemimpin sebuah pondok pesantren. Meski demikian, peran publik ini dapat dijalankan oleh Suhita sebagai hasil dari interaksinya dengan tokoh laki-laki. Hal ini secara tidak langsung mengarahkan pada kesimpulan bahwa dominasi laki-laki di dalam penelitian peran tokoh perempuan pada film Hati Suhita masih terbilang kuat sebagai hasil dari budaya patriarki.Kata Kunci: Peran perempuan, tokoh perempuan, budaya patriarki, feminisme, analisis film
MITIGASI RISIKO OPERASIONAL UNTUK MEMAKSIMALKAN PRODUKSI PADA STIK TAHU AMAN TINALAN KOTA KEDIRI Rohmatus Zakkiyah KA; Adin Fadhilah; Erawati Dwi Lestari
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic Institute of Kediri [IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/al-muhasib.v4i1.1801

Abstract

Abstract: This study aims to examine how Stik Tahu Aman implements operational risk mitigation to optimize the production of tahu sticks. Risk mitigation refers to strategies that businesses use to minimize the adverse effects of potential risks. These strategies closely align with internal control mechanisms, which help businesses prevent damage or failure. Operational risk arises when errors or deviations from the company's technical procedures occur, resulting in the production of substandard goods. This research employs a qualitative descriptive approach. The researchers collected primary data directly from the company, focusing on information related to risks encountered during tofu stick production. They also gathered secondary data from books, journals, online sources, and other relevant media to support the analysis. The findings reveal that Stik Tahu Aman identifies five risks and applies four risk mitigation strategies: risk retention, risk control, risk avoidance, and risk reduction. Stik Tahu Aman also focuses on three critical factors to enhance production efficiency: land (raw materials), labour, and capital. These strategies form the foundation of the company's approach to managing operational risks in tahu stick production. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Stik Tahu Aman menerapkan mitigasi risiko operasional guna mengoptimalkan produksi stik tahu. Mitigasi risiko merujuk pada strategi yang digunakan untuk meminimalkan dampak buruk dari potensi risiko yang akan terjadi. Strategi ini erat kaitannya dengan mekanisme pengendalian internal, yang membantu sebuah unit usaha untuk mencegah terjadinya kerusakan atau kegagalan suatu produk. Risiko operasional muncul ketika terjadi kesalahan atau penyimpangan dari prosedur teknis perusahaan, sehingga menghasilkan barang yang tidak memenuhi standar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data primer langsung dari perusahaan, dengan fokus pada informasi terkait risiko yang dihadapi selama produksi stik tahu. Selain itu, peneliti juga mengumpulkan data sekunder dari buku, jurnal, sumber daring, dan media relevan lainnya untuk mendukung analisis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Stik Tahu Aman mengidentifikasi lima risiko dan menerapkan empat strategi mitigasi risiko, yaitu: retensi risiko, pengendalian risiko, penghindaran risiko, dan pengurangan risiko. Untuk meningkatkan efisiensi produksi, Stik Tahu Aman juga fokus pada tiga faktor kritis, yaitu: bahan baku (land), tenaga kerja (labor), dan modal (capital). Strategi-strategi ini menjadi landasan bagi perusahaan dalam mengelola risiko operasional pada produksi stik tahu.
MODERASI BERAGAMA DALAM NOVEL "KAMBING DAN HUJAN" KARYA MAHFUD IKHWAN Lestari, Erawati Dwi
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4 No 2 (2021): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v4i2.3752

Abstract

This study examines the form of religious moderation in the novel Kambing dan Hujan (KH) by Mahfud Ikhwan. This type of research is qualitative, which utilizes descriptive and analytical methods. The approach used is the sociology of literature which prioritizes literary texts as the study material. The results showed that the social setting of the novel KH includes people's living habits, traditions, and religious views. Meanwhile, the author's social background includes the place of birth, residence, and profession that influenced the publication of the novel KH. The social setting of the novel depicts an extreme and fanatical society in religion. However, there is also a picture of people who view everything as normal, not excessive, moderate, and do not feel superior to other parties on the opposite side. From the author's social background, it can be seen that Mahfud Ikhwan as a writer positions himself as a neutral party. Although the novel KH has a big theme, namely about two very important differences in ideology, opinions, and worship practices between NU and Muhammadiyah, the author is able to reach the two largest Islamic organizations in Indonesia's point of view by being in the middle of the two.Keywords: Sociology of Literature, Religious Moderation, The Novel Kambing dan Hujan. 
Kearifan Lokal dalam Folklor Pohon Beringin Desa Sambi Kabupaten Kediri Lestari, Erawati Dwi; Pramana, Jelita Nurindria; Husna, Karing
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v2i1.2808

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menarik garis hubung antara berbagai versi atau varian pada folklor kepercayaan masyarakat Desa Sambi terhadap pohon beringin. Hal ini dimaksudkan agar dapat dimanfaatkan untuk memperkuat identitas ciri khas Pasar Desa Sambi sebagai masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat yang telah turun-temurun dan plural. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan studi lapangan. Penelitian ini terdiri atas tiga tahapan yakni pendokumentasian atau pengumpulan data, penggolongan atau pengklasifikasian dan penganalisisan. Data utama diperoleh langsung peneliti melalui wawancara dengan informan dan pengamatan dengan setting natural. Dalam mengumpulkan data penelitian, digunakan beberapa macam metode yaitu observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif, dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat berbagai varian yang menyatakan tentang kepercayaan kepada pohon beringin. Pohon beringin merupakan ciri khas Pasar Sambi. Pohon beringin sebagai tanda kemakmuran pasar Desa Sambi. Tujuan utama pagelaran wayang diadakan adalah untuk penunggu pohon beringin. Dengan mayoritas pengklasifikasiannya sebagai foklor lisan.