Hemi Ratmayanti Muhammad Sahid Daeng Noor
Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKONOMI RUMAH TANGGA TIDAK BERKAH: PENYEBAB DAN SOLUSI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF AL-QUR”AN: Ekonomi Rumah Tangga, Berkah, Pendidikan Islam, Al-Qur’an, kesejahteraan Keluarga. Hemi Ratmayanti Muhammad Sahid Daeng Noor
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 15 No. 1 (2026): Maret (In Press)
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v15i1.3911

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena rumah tangga yang kehilangan keberkahan, faktor-faktor yang menyebabkan kondisi tersebut, serta peran pendidikan Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dalam menawarkan solusi yang komprehensif. Ketidakberkahan dalam ekonomi rumah tangga tidak hanya tercermin dari ketidakcukupan materi, tetapi juga terlihat dari hilangnya ketenangan, keadilan, rasa syukur, serta melemahnya nilai-nilai etika dalam kehidupan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melalui analisis ayat-ayat Al-Qur’an, pemikiran para ulama klasik dan kontemporer, serta literatur sosial-ekonomi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama ekonomi rumah tangga yang tidak berkah meliputi sumber penghasilan yang tidak halal, perilaku konsumtif dan pemborosan, rendahnya rasa syukur, lemahnya spiritualitas, serta buruknya pengelolaan keuangan keluarga. Pendidikan Islam yang berlandaskan Al-Qur’an menawarkan solusi melalui penguatan iman dan takwa, pembentukan akhlak mulia, internalisasi etika ekonomi, serta pengembangan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam berbasis Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk ekonomi rumah tangga yang seimbang, tercukupi secara material, bermakna secara spiritual, dan bertanggung jawab secara sosial.