Titik Wijayanti
Program Studi Sarjana Kebidanan STIKES Estu Utomo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA MELALUI SOSIALISASI APLIKASI CERIA DENGAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH (TTD) PADA REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 1 MUSUK Herdini Widyaning Pertiwi; Titik Wijayanti; Atik Setiyaningsih
Jurnal Kebidanan VOLUME 15, NO.02 Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v15i02.669

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada remaja putri beresiko lebih tinggi karena menyebabkan seseorang mengalami penurunan daya tahan tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan. Anemia merupakan keadaan kadar hemogoblin atau sel dalam darah (protein pembawa oksigen) berada di bawah batas normal. Kadar hemoglobin normal pada laki-laki adalah 13,5 g/dl sedangkan wanita 12 g/dl. Pada tahun 2018 terdapat 32 % remaja indonesia yang mengalami anemia. Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat kurang dari 7,5 jura remaja indonesia yang beresiko untuk mengalami hambatan dalam tumbuh kembang. Dalam rangka menurunkan angka anemia dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah pemerintah mengeluarkan trobosan melalui aplikasi CERIA yang merupakan saranan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan data secara elektronik. Tujuan : untuk mengetahui hubungan sosialisasi aplikasi CERIA dengan pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan minum TTD di SMK N 1 Musuk. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectionsl. Sempel yang digunakan yaitu remaja putri kelas X AKL yang berjumlah 45 orang. Tenik sampling yang digunakan adalah non probabilit sampling. Hasil : Hasil penelitian menggunaka uji Chi Square diperoleh p= 0,000 atau < nilai a 0,05. Kesimpulan : Hal ini menunjukan bahwa hasil uji dinyatakan signifikan atau ada hubungan sosialisasi aplikasi CERIA dengan pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan minum TTD di SMK N 1 Musuk. Kata Kunci : Anemia, Aplikasi CERIA, TTD
HUBUNGAN PEMBERIAN PMT DENGAN PERUBAHAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DENGAN KEK DI PUSKESMAS KARANGGEDE Dwi Setyawati; Triani Yuliastanti; Titik Wijayanti
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENELITIAN KEBIDANAN & KESPRO
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v8i2.2933

Abstract

Background. Efforts to improve the nutrition of pregnant women with KEK involve the provision of supplementary food. According to Ministry of Health Regulation No. 51 of 2016 on Standards for Nutritional Supplementation Products for the Provision of Supplementary Food (PMT) to Pregnant Women. The objective of this study was to determine the relationship between the provision of PMT and changes in nutritional status among pregnant women with KEK at the Karanggede Community Health Center. Methods. This was a quantitative study using an analytical survey design, specifically a case-control study. The study population consisted of all pregnant women with KEK at the Karanggede Community Health Center from January to December 2025, totaling 97 pregnant women. The sample in this study consisted of 30 pregnant women with KEK who received PMT in 2025, plus 30 pregnant women with KEK who did not receive PMT in 2025. In this study, 30 of the 67 pregnant women with KEK who did not receive PMT were selected at random. All pregnant women with KEK who received PMT were included. Data analysis was performed using the chi-square test. Research findings. The nutritional status of pregnant women with KEK at the Karanggede Community Health Center improved in the majority of cases, with 48 respondents (80.0%) showing an improvement. There is an association between the PMT intervention and changes in nutritional status among pregnant women with KEK at the Karanggede Public Health Center in Boyolali (p-value 0.010), with an OR of 7, meaning that PMT administration improves the nutritional status (BMI) of pregnant women 7 times more than in pregnant women with KEK who did not receive PMT Conclusion. There is an association between the PMT intervention and changes in nutritional status among pregnant women with KEK at the Karanggede Community Health Center in Boyolali. The research results are used as input to facilitate education on the importance of nutritional status in pregnant women, starting from preconception preparation. Keywords: Intervention, Supplementary feeding, KEK, nutritional status, BMI