This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan
Marni Marni
Sarjana Keperawatan, Universitas Duta Bangsa Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN Wahyuningsih; Wahyuningsih Wahyuningsih; Winarsih Winarsih; Marni Marni
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.01 JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i01.721

Abstract

Posyandu bertugas membantu kepala desa dalam peningkatan pelayanan Kesehatan Masyarakat desa. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan di masyarakat memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan posyandu di daerah/masyarakat. Kader posyandu merupakan salah satu kader kesehatan yang ada di desa/kelurahan, dalam menjalankan tugasnya dapat membantu kegiatan pemberdayaan masyarakat bersama tenaga kesehatan, aparat pemerintah desa/kelurahan dan forum peduli kesehatan. Posyandu Jambukulon adalah salah satu posyandu di Kecamatan Jambu Kulon Klaten yang memilik 38 orang kader yang 26 kader diantaranya sudah pernah mengikuti pelatihan kader baik di tingkat puskesmas, dinas kesehatan kabupaten maupun dinas kesehatan propinsi. Saat dilakukan wawancara pada 6 kader didapatkan hasil jika 5 orang kader sudah pernah mengikuti pelatihan dan lainnya belum pernah. Lima orang kader menyampaikan sudah menjadi kader sejak 5-20 tahun yang lalu dan satunya baru saja bergabung menjadi kader. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan keikutsertaan pelatihan dengan kinerja kader di Posyandu Jambukulon. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader di posyandu jambukulon sebanyak 38 orang dengan tehnik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan kuesioner dengan menyajikan cheklist pelatihan yang pernah diikuti kader dan 17 pertanyaan terkait kinerja kader. Selanjutnya data diolah dengan bantuan sistem SPSS. Hasilnya ada hubungan yang signifikan antara keikutsertaan kader dengan kinerjanya. Saran untuk kader: Diharapkan setiap kader mengikuti pelatihan secara bergantian dan informasi atau inlmu dalam pelatihan dapat menjadikan kinerja kader semakin baik.