Fajar Awang Irawan
Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hand, Eye, and Foot Coordination Test untuk Mendeteksi Kemampuan Dasar Lokomotor Fajar Awang Irawan; Sutaryono Sutaryono; Dhias Fajar Widya Permana; Tafriyadhur Risa Billah; Mirza Arif Ma’dum
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 3 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/0ah1vc83

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang instrumen tes gerak lokomotor pada manusia. Penelitian ini merupakan Research and Development (RnD) dengan focus utama untuk mengetahui kemampuan tangan, mata dan kaki (Hand, Eye, and Foot / HEF) yang bermanfaat untuk meningkatkan koordinasi dan menguatkan kemampuan kerja otak serta mampu memberikan manfaat bagi Ilmu Pengetahuan, Kesehatan, dan Teknologi. Total peserta pada uji coba kecil pada penelitian ini berjumlah 10 peserta, dan partisipanpada uji coba lapangan berjumlah 63 peserta. Data pada uji coba lapangan menunjukkan hasil yang signifikan dimana tingkat pemahaman HEF yang didapat sebesar 3.851 (kategori Baik), tingkat kesulitan HEF sebesar 3.965 (kategori Baik), dan manfaat HEF sebesar 3.946 (kategori Baik). Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini yaitu bahwa Hand, Eye, and Foot Coordination Test merupakan instrumen tes yang dapat digunakan untuk mengetahui pergerakan lokomotor pada manusia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan produk tes lokomotor dengan menggunakan sistem digitalisasi yang lebih sederhana.
Latihan Akurasi Shooting Sepakbola: Sasaran Gawang Besar-Kecil dan Sasaran Ban, Mana yang Efektif? Khoiril Anam; Gading Maulana Zullfa; Fajar Awang Irawan; Dhias Fajar Widya Permana; Limpad Nurrachmad; Nugroho Susanto
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 4 No. 1 (2021): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/gst6zq41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah latihan yang lebih efektif antara latihan dengan sasaran gawang besar-kecil dan latihan dengan sasaran ban terhadap tingkat akurasi shooting pada permainan sepakbola. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian menggunakan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 21 sampel. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes akurasi shooting sepakbola dengan validitas 0,85 dan reliabilitas 0,86. Uji t-test digunakan sebagai analisis data dalam penelitian ini, dengan taraf signifikan 5%. Analisis data menunjukkan kelompok kontrol memiliki signifikansi 0,689 (p<5%) yang berarti tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan akurasi shooting. Kelompok latihan sasaran gawang besar-kecil memiliki signifikansi 0,047 (p<5%) yang artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan akurasi shooting. Kelompok latihan sasaran ban signifikansi 0,003 (p<5%) yang berarti ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan akurasi shooting. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kelompok latihan sasaran gawang besar-kecil pretest sebesar 34,29 dan posttest sebesar 37,86 dengan p=0,047. Rata-rata skor kelompok latihan sasaran ban pretest sebesar 33,57 dan posttest sebesar 42,14 dengan p=0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan sasaran ban lebih efektif dari pada latihan sasaran gawang besar kecil dalam meningkatkan akurasi shooting.
Tendangan Kuda Atlet Kategori Seni Tunggal Pencak Silat: Analisis Biomekanika Tafriyadhur Risa Billah; Fajar Awang Irawan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 4 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/0wedd682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian gerakan dari tendangan kuda yang merupakan salah satu gerakan yang dinilai mempunyai seni keindahan paling tinggi, seorang pesilat harus mampu memperagakan secara efesien, dikarenakan bernilai 12,5 sampai 15 point dan dianggap memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dari teknik gerakan lainnya. Hal ini tentu dapat menjadikan tendangan kuda sebagai dasar serangan dalam kategori seni yang efektif untuk menghasilkan poin dalam sebuah pertandingan pertandingan pencak silat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode observasi. Sampel penelitian ini atlet dengan kategori seni tunggal kabupaten Jepara berjumlah 9 atlet remaja. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan software Dartfish versi 8 Analyzer. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian gerak pada fase 2 pelaksanaan tahap satu hingga 4 memperoleh rata-rata 3,26. Hasil penelitian ini menunjukan keseluruhan indikator gerak tendangan kuda masuk dalam kriteria “Sesuai”. Perlu adanya perbaikan dan peningkatan yang signifikan gerakan yang sesuai kaidah yang berlaku agar mendapatkan gerak yang masuk dalam nominasi sangat sesuai dalam kategori ini, sehingga layak di pertandingkan dan mencegah dari kesalahan yang beresiko menimbulkan cedera bagi atlet.
Analisis Gerak Backhand Short Serve pada Atlet Bulutangkis Mirza Arif Ma’dum; Fajar Awang Irawan
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ws7x8a33

Abstract

Tujuan dari review research ini adalah untuk mengintegrasikan informasi secara singkat, rinci, dan lugas terkait analisis gerakan servis backhand (short serve) dalam olahraga bulutangkis. Analisis ini disajikan dalam bentuk ringkasan singkat melalui sudut pandang biomekanika serta kesesuaian pukulan di dalamnya untuk mencapai kesempurnaan gerakan. Metode yang digunakan dalam review research ini adalah kualitatif, dengan pendekatan tertiary study, sedangkan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi partisipatif, hal ini karena penulis sendiri adalah pemain bulutangkis jadi mampu mengamati dan menganalisis perkembangan di lapangan. Metode pengumpulan data dengan teknik kajian dokumen juga menjadi salah satu faktor pendukung yang sangat penting karena banyak data yang digunakan dari penelitian terdahulu. Basis data yang digunakan dalam penelitian kali ini mengacu pada ResearchGate, PubMed, Google Scholar, Academia.edu dan beberapa jurnal artikel yang relevan lainnya. Sumber mengacu pada data tahun 2020 hingga tahun 2002 untuk mendapatkannya sumber terkait materi analisis gerak, biomekanika dan kesesuaian gerakan servis dalam bulutangkis. Hasil review research menyebutkan bahwa seorang atlet bulutangkis harus memiliki kekuatan, kecepatan, akurasi, dan fokus yang tinggi terlebih dalam pelaksanaan pukulan serve. Penelitian selanjutnya diharapkan mampu mengidentifikasi secara lebih detail terkait komponen pendukung lain dalam gerak backhand short serve (jarak, waktu, kecepatan, sudut) melalui ilmu biomekanika.