Syamsunardi
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Penyebab Pemuda Putus Sekolah Pada Masyarakat Petani Rumput Laut di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Jeneponto Sri Adriani Zainuddin; Muhamad Rizal; Syamsunardi
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mqkz3e37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) karakteristik pemuda putus sekolah, 2) faktor penyebab pemuda putus sekolah, dan 3) upaya penanggulangan pemuda putus sekolah di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data (data reduction), penyajian data (display data) dan kesimpulan (conclution). Adapun hasil penelitian dari Faktor Penyebab Pemuda Putus Sekolah pada Masyarakat Petani Rumput Laut di Desa Bontosunggu ini ialah 1) karakteristik pemuda putus sekolah terdiri dari segi umur, gender, jumlah saudara kandung dan tingkat pendidikan formal. 2) faktor penyebab pemuda putus sekolah terdiri dari faktor internal (motivasi, minat belajar dan intelegensi) dan faktor eksternal (sekolah, ekonomi, lingkungan tempat tinggal dan pendidikan orang tua). 3) upaya penanggulangan pemuda putus sekolah terdiri dari upaya preventif berupa mengubah pola pikir masyarakat melalui sosialisasi, meningkatkan jumlah sarana dan prasarana pendidikan formal serta pemerataan akses jalan dan upaya represif berupa memfasilitasi sarana dan prasana pendidikan non formal.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Kahoot untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di SMA Negeri 2 Toraja Utara Johari Toding Padang; Syamsunardi; Sukri Nyompa
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/qacwh065

Abstract

Pembelajaran geografi yang konvensional seringkali menghasilkan partisipasi siswa yang rendah dan pemahaman konsep yang kurang optimal. Penelitian ini mengintegrasikan model Problem Based Learning dengan platform gamifikasi Kahoot untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian eksperimen dengan analisis deskriptif kualitatif dilakukan di kelas X.J SMA Negeri 2 Toraja Utara dengan 36 subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas pembelajaran dan tes evaluasi berbasis Kahoot selama dua siklus tindakan. Temuan menunjukkan transformasi pembelajaran yang signifikan, ditandai dengan peningkatan keterlibatan siswa dalam bertanya, menjawab, dan berpendapat masing-masing sebesar 11,1%, 22,2%, dan 11,1%. Aspek kognitif menunjukkan pencapaian luar biasa dengan ketuntasan belajar melonjak 47,2% dari siklus pertama ke siklus kedua. Kualitas pengajaran guru meningkat dari 72,2% menjadi 84,3%. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam inovasi pembelajaran geografi berbasis teknologi, membuktikan bahwa sinergi antara pendekatan konstruktivis dan media interaktif mampu menciptakan lingkungan belajar yang engaging dan meningkatkan capaian pembelajaran secara substansial.