Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Impact of Electronic Records Management on Job Performance and Organizational Effectiveness in Public Service: A Systematic Review and Research Gap Analysis Rouna Meisda Paoki; Jimmy Herawan Moedjahedy
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 3 No. 2 (2026): February 2026
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v3i2.5654

Abstract

Effective records management is considered a fundamental component of the administrative structure of public sector organizations. This study aims to examine the shift from traditional paper-based systems to the implementation of Electronic Records Management Systems (ERMS) and its direct effect on employee productivity in the public administration domain. The research aims to present a thorough analysis of the existing empirical research concerning the effectiveness of ERMS implementation in the public administration domain and to highlight the existing research gaps in the relevant scientific community. This study is conducted as a systematic literature review, which is based on the PRISMA 2020 guidelines. The study aims to present the results of the analysis of quantitative empirical research articles retrieved from the most prominent global academic databases, with the search results being relevant to the study period between 2016 and 2026. The results indicate the existence of a statistically significant positive correlation between the implementation of ERMS and employee productivity dimensions such as the speed of task completion, administrative accuracy, and decision-making proficiency. High performance expectancy and perceived usefulness are considered the primary motivating factors of ERMS implementation, as supported by the Technology Acceptance Model (TAM). However, the results indicate the existence of significant barriers to the implementation of ERMS, such as organizational resistance to the implementation of ERMS and the provision of adequate technological training to the workforce. Moreover, the results indicate the existence of critical research gaps concerning the ERMS implementation domain. Thus, these research gaps reveal a relatively limited focus with respect to longitudinal research designs, as well as sub-national administrative units, in developing country contexts. The study concludes that an electronic records management system (ERMS) has the potential to serve as a strategic enabler of efficiency, with the achievement of digital transformation depending on human factors, including management support and employee acceptance.
Sistem Digital Filing RPS Berbasis Web dengan Fitur Visualisasi Data dan Multi-Role Access Rouna Meisda Paoki; Jimmy Herawan Moedjahedy
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11162

Abstract

Pengelolaan dokumen akademik seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di perguruan tinggi biasanya bersifat manual atau setengah elektronik, yang menyebabkan inefisiensi, tidak akses, dan kurangnya transparansi dalam data. Dokumen RPS di sebagian besar institusi disimpan di perpustakaan terdesentralisasi, yang menyulitkan dosen dan pengurus akademik, seperti kepala studi program, untuk dengan mudah melihat dan menyetujui dokumen. Ini membutuhkan sistem yang aman, terpusat, dan dapat diakses yang mampu mendukung manajemen dokumen dengan kontrol akses berbasis peran. Pekerjaan ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengarsipan elektronik berbasis web untuk dokumen RPS yang mendukung akses multi-peran, memungkinkan penyimpanan dan pengambilan berbasis cloud, dan mengintegrasikan fungsionalitas visualisasi data untuk memantau status pengajuan dan persetujuan. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dengan kerangka kerja Streamlit untuk antarmuka pengguna dan Google Drive API untuk penyimpanan cloud. Kontrol akses berbasis peran juga digunakan untuk memberikan izin yang sesuai untuk operasi pengunggahan, pembacaan, dan pengunduhan. Aplikasi ini juga menyertakan pratinjau PDF, unduhan, dan dasbor statistik menggunakan Altair untuk pembuatan grafik. Pengujian dilakukan dengan mensimulasikan skenario penggunaan otentik, termasuk mengunggah, melihat, dan mengunduh dokumen RPS. Sistem yang dihasilkan menyediakan antarmuka pengguna yang mudah didekati di mana dosen dapat mengunggah file RPS dengan aman, dan Kaprodi dapat melihat, mengomentari, dan mengotorisasi file. Ada tab khusus untuk RPS resmi yang menampilkan catatan dengan tautan unduhan dan pratinjau instan. Alat visualisasi data menampilkan tren pengajuan per program studi dan semester. Sistem ini secara efisien mengecualikan pengguna yang tidak diautentikasi melalui otentikasi berbasis peran dan menawarkan desain UI/UX minimalis yang cocok untuk pengguna ilmiah.
Implementasi Telegram Bot dan Google Calendar API dalam Aplikasi Manajemen Tugas Sekretaris Jimmy Herawan Moedjahedy; Rouna Meisda Paoki
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11172

Abstract

Tugas kesekretariatan biasanya melibatkan penjadwalan, koordinasi, dan pengingat yang rentan terhadap kesalahan manusia dan inefisiensi bila dilakukan secara manual. Untuk mengatasi masalah ini, integrasi teknologi otomatis seperti Telegram Bot dan Google Calendar API dapat secara signifikan meningkatkan alur kerja manajemen tugas dalam pengaturan kesekretariatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi manajemen tugas yang secara otomatis memberitahukan, menjadwalkan tugas, dan mengingatkan batas waktu menggunakan Telegram Bot dan Google Calendar API. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian yang meliputi desain sistem, integrasi API, dan penyebaran antarmuka menggunakan aplikasi web Python berbasis Streamlit. Telegram Bot digunakan untuk mengirim pengingat waktu secara real-time, dan Google Calendar API digunakan untuk pembuatan dan sinkronisasi. Sistem ini divalidasi dengan simulasi input tugas, pengingat otomatis, dan sinkronisasi kalender. Hasil menunjukkan integrasi dengan benar mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna dan menyinkronkan tugas ke kalender pribadi secara real-time. Umumnya, integrasi Telegram Bot dan Google Calendar API adalah solusi manajemen tugas administratif yang efektif, kuat, dan terukur, optimal untuk fungsi kesekretariatan.