Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sub Sektor Leisure Goods yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2024 Dewi Astuti; Witantri Dwi Swandini; Thoyibatun Nisa; Ani Nurul Imtihanah
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v4i3.426

Abstract

Dinamika pertumbuhan perusahaan di Indonesia telah dipengaruhi secara signifikan oleh munculnya tren keberlanjutan dan kemajuan teknologi, terutama bagi perusahaan di sub sektor Leisure Goods yang berkecimpung dalam sektor rekreasi. Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji kinerja keuangan PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk dan PT Inti Agri Resources Tbk periode tahun 2020-2024 sebagai contoh entitas bisnis yang menyesuaikan diri terhadap pergeseran ekonomi pasca covid-19 dan ekspektasi tren keberlanjutan. Metode analisis rasio keuangan yang digunakan dalam studi pendekatan deskriptif kuantitatif ini meliputi rasio pasar (PER, PBV), rasio aktivitas (Working Capital Turnover), rasio profitabilitas (GPM, OPM, NPM), rasio likuiditas (Cash Ratio), dan rasio solvabilitas (DAR, DER). Hasil penelitian/temuan penting dari analisis kinerja PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk bervariasi antara “cukup baik” hingga “kurang baik,” dengan peningkatan persepsi pasar namun terjadi penurunan efisiensi produktivitas dan profitabilitas. Di sisi lain, meskipun profitabilitasnya masih negatif, PT Inti Agri Resources Tbk menunjukkan kinerja yang “baik” dari sisi likuiditas dan solvabilitas. Dengan demikian, perbedaan hasil kinerja dari kedua perusahaan dapat dikaitkan dengan perbedaan strategi pengelolaan keuangan dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika ekonomi serta penerapan praktik keberlanjutan di sub sektor Leisure Goods.
Literasi Keuangan Dan Teknologi Akuntansi Sebagai Faktor Penunjang Pertumbuhan UMKM Pertiwi Tiwi; Carmidah Carmidah; Thoyibatun Nisa
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.27554

Abstract

Tujuan: Penelitian ini menganalisis peran literasi keuangan dan penggunaan teknologi akuntansi terhadap pertumbuhan UMKM di wilayah pedesaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research menggunakan sampling jenuh terhadap 30 UMKM aktif. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS.Hasil: Literasi keuangan berpengaruh positif signifikan (β = 0,387; p = 0,011), teknologi akuntansi berpengaruh positif signifikan (β = 0,456; p = 0,010), dan secara simultan kedua variabel memberikan pengaruh signifikan (F = 18,456; p = 0,000) dengan kontribusi 57,7% (R² = 0,577) terhadap pertumbuhan UMKM.Kontribusi: Penelitian ini memperkaya literatur UMKM pedesaan dengan membuktikan efek sinergis literasi keuangan dan teknologi akuntansi, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah dalam merancang program pemberdayaan UMKM berbasis kompetensi keuangan dan digitalisasi yang sesuai kondisi pedesaan.Implikasi: praktis penting bagi pemberdayaan UMKM pedesaan. Namun, efektivitas teknologi memerlukan fondasi literasi keuangan memadai. Purpose: This study analyzes the role of financial literacy and accounting technology usage on MSME growth in rural areas of Tulang Bawang Barat Regency, Lampung Province.Method: Quantitative approach with explanatory research design using saturated sampling of 30 active MSMEs. Data analysis employed multiple linear regression with SPSS.Results: Financial literacy has a significant positive effect (β = 0.387; p = 0.011), accounting technology has a significant positive effect (β = 0.456; p = 0.010), and simultaneously both variables provide significant influence (F = 18.456; p = 0.000) with a contribution of 57.7% (R² = 0.577) to MSME growth.Contribution: This study enriches rural MSME literature by proving the synergistic effect of financial literacy and accounting technology, and provides practical recommendations for local governments in designing MSME empowerment programs based on financial competence and digitalization suitable for rural conditions.Implications: The practical implications for empowering rural MSMEs are significant. However, the effectiveness of this technology requires a strong foundation of financial literacy.