Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan masyarakat mengenai contingency cost dan transparansi terhadap kepuasan masyarakat di wilayah Jabodetabek. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tuntutan publik terhadap keterbukaan informasi dan pemahaman masyarakat mengenai biaya kontinjensi dalam penyelenggaraan layanan pemerintah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 112 responden yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dengan kriteria berusia minimal 17 tahun serta pernah mengakses informasi layanan atau anggaran pemerintah daerah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai contingency cost berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Selain itu, transparansi juga ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman masyarakat mengenai biaya kontinjensi serta semakin tinggi tingkat transparansi pemerintah, maka semakin meningkat pula kepuasan masyarakat terhadap layanan publik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan akuntabilitas publik melalui penguatan literasi biaya publik serta transparansi informasi