Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Governing Smart Cities: an Analysis of Governance and Sustainability of Smart City Initiatives in Cimahi City Naufal Aji Satria
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i3.2663

Abstract

This article analyzes the governance and sustainability of smart city initiatives in Cimahi City from a public policy perspective. The main issue studied is the extent to which smart city development in medium-sized cities can be sustainable and institutionalized within the local government system. The purpose of this paper is to examine the smart city initiatives in Cimahi City through the lens of smart city governance, governance policy services (GPS), policy implementation, institutionalization, and policy sustainability. The methods used include descriptive qualitative studies based on the analysis of policy documents, local government performance reports, and relevant literature reviews. The results of the study show that Cimahi City has experienced significant progress in digital governance, as reflected in the achievement of high Smart City Index and SPBE Index scores, as well as the development of integrated digital services. However, the sustainability of smart city initiatives still faces challenges in terms of collaboration across non-governmental actors, strengthening policy institutionalization, and ensuring the consistency of long-term regulatory and budgetary support. This article concludes that the sustainability of smart cities in Cimahi City is largely determined by the ability of local governments to integrate digital initiatives into collaborative, coordinated, and long-term oriented governance.
Analisis RUU TNI dalam Perspektif Teori Birokrasi Max Weber: Kajian tentang Rasionalisasi, Otoritas, dan Profesionalisme dalam Organisasi Militer Tessa Utari br Sinuraya; Erlangga Pramudya Pradana; Fikri Wahiddinsyah; Naufal Aji Satria
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i4.4122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) dalam perspektif teori birokrasi Max Weber, dengan fokus pada aspek rasionalisasi, otoritas, dan profesionalisme dalam organisasi militer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen terhadap naskah RUU TNI serta literatur pendukung yang relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan lima karakteristik birokrasi rasional Weberian, yaitu struktur hierarkis, spesialisasi fungsional, aturan tertulis, netralitas politik, dan profesionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RUU TNI belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip birokrasi rasional. Ditemukan adanya kecenderungan penguatan otoritas yang terpusat tanpa pengawasan sipil yang memadai, ketidakjelasan pembagian fungsi antara militer dan sipil, serta lemahnya kejelasan aturan dan prosedur yang berpotensi menimbulkan multitafsir. Selain itu, mekanisme penjaminan netralitas politik dan sistem merit dalam pembinaan karier juga belum diatur secara komprehensif. Temuan ini mengindikasikan bahwa RUU TNI masih memiliki kelemahan struktural dan prosedural yang berpotensi memengaruhi kualitas tata kelola kelembagaan militer dan demokrasi. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan substansi regulasi yang menekankan prinsip akuntabilitas, profesionalisme, serta supremasi sipil guna memastikan peran militer tetap sejalan dengan nilai-nilai demokrasi modern.
Dinamika Community Based Tourism dalam Pelestarian Batik Pasca Bencana Gempa Bumi Bantul Tahun 2006 : Studi Kasus pada Paguyuban Batik Giriloyo, Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul Naufal Aji Satria; Erlangga Pramudya Pradana; Nur Fauzi Zaahirah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i3.7594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika Community Based Tourism (CBT) dalam pelestarian batik pasca bencana dengan studi kasus pada Paguyuban Batik Giriloyo, Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul. Indonesia sebagai wilayah rawan bencana menghadapi tantangan keberlanjutan mata pencaharian berbasis budaya, termasuk batik sebagai warisan budaya takbenda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CBT di Giriloyo berperan penting dalam pemulihan pasca bencana dengan memperkuat solidaritas sosial, mendorong ekonomi kolektif, serta menjaga keberlanjutan praktik membatik melalui wisata edukasi. Namun, praktik CBT juga menghadirkan dinamika berupa negosiasi antara pelestarian dan komodifikasi budaya, serta ketimpangan partisipasi dalam pengambilan keputusan komunitas. Dari aspek lingkungan, tumbuhnya kesadaran kolektif dalam pengelolaan limbah dan kebersihan kawasan menunjukkan adaptasi komunitas terhadap keberlanjutan pasca bencana. Penelitian ini menegaskan bahwa CBT merupakan proses sosial yang dinamis dan berkelanjutan, yang keberhasilannya sangat tergantung pada kapasitas komunitas dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi, budaya, lingkungan, dan tata kelola partisipatif.