Kepuasan kerja staff menjadi fondasi utama yang berperan dalam menjaga efektivitas kinerja organisasi, khususnya pada institusi sektor publik. Studi ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana peran pola manajerial serta kondisi ekosistem kerja dalam membentuk tingkat kepuasan kerja pegawai pada Kantor Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Proses pengumpulan data diperoleh dengan menyebarkan instrumen kuesioner kepada para pegawai yang kemudian diolah menggunakan teknik regresi linear berganda. Output analisis mengungkap figur pemimpin memiliki hubungan yang searah dan bermakna terhadap kepuasan pegawai, yang mengindikasikan bahwa penerapan kepemimpinan yang tepat dan efektif mampu meningkatkan kepuasan pegawai. Selain itu, zona kerja fisik maupun nonfisik terdeteksi memberikan dampak besar dan nyata bagi kepuasan kerja pegawai, yang mencerminkan bahwa lingkungan kerja yang harmonis mampu membangun perasaan betah serta semangat kerja dalam menyelesaikan tanggung jawab. Secara bersama-sama, aspek kepemimpinan dan situasi kantor menyumbang andil yang esensial bagi tingkat kepuasan di lingkungan kerja. Temuan ini memperkuat bahwa aspek manajerial dan kondisi lingkungan organisasi memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja pada organisasi sektor publik. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan konkrit bagi pimpinan organisasi dalam meningkatkan mutu kepemimpinan serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih optimal guna mendorong kepuasan pegawai dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.