Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DUKUNGAN PERKEMBANGAN DAN PERILAKU EKONOMI ANAK USIA DINI DI PAUD EKLESIA ANGKASA, KOTA JAYAPURA, PAPUA Elsyan Rienette Marlissa; Herlina Irianti Mulyono; Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey; Vince Tebay; Westim Ratang; Gregorius Adista Enrico Astawa; Ferdinant Martinus Djawa; Ulfah Rizky Muslimin
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 1 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i1.5645

Abstract

This community service activity is titled “Supporting the Development and Economic Behavior of Early Childhood at PAUD Eklesia Angkasa, Jayapura City, Papua.” The program is based on the importance of introducing economic concepts from an early age, particularly related to needs, scarcity, and wise resource management. Early childhood education focuses not only on academic aspects but also on character building and the development of basic economic understanding relevant to daily life. This activity aims to equip PAUD teachers with the skills to teach economic concepts in a simple, creative, and contextual manner. The program involved teachers, church administrators, and the Kingmi Eklesia Angkasa Foundation. The roles of parents, teachers, and the church are crucial in instilling values such as hard work, responsibility, discipline, and proper financial management based on Christian principles from an early age. The materials delivered include understanding needs and wants, saving habits, learning through play, and the ability to set priorities. The main objective is to enhance teachers’ knowledge and participants’ understanding in supporting the development of children’s economic behavior effectively and sustainably. The results indicate an improvement in teachers’ ability to teach basic economic concepts to children. Additionally, the program encourages children to develop discipline, appreciate effort, and manage their needs wisely. Collaboration among teachers, parents, and the community plays a significant role in shaping positive character traits that will benefit children in their future lives.
Edukasi Menabung Bagi Anak Sekolah Minggu Jemaat GKI EL-Elyon Kotaraja, Kota Jayapura Elsyan Rienette Marlissa; Herlina Irianti Mulyono; Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey; Westim Ratang; Nur Asmarani; Gregorius Adista Enrico Astawa; Ferdinant Martinus Djawa; Ulfah Rizky Muslimin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11744

Abstract

Pengabdian ini berjudul Edukasi menabung bagi Anak Sekolah Minggu pada Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura,  menurut UU BI No, 10 Tahun 1998 yang dimaksud dengan tabungan (saving) adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu, sedangkan tujuan dari menabung adalah mengumpulkan dana dari masyarakat guna membiayai pembangunan dan menanamkan kebiasaan menabung dikalangan masyarakat. Tabungan yang ditawarkan di bank disediakan untuk memenuhi pelayanan masyarakat dalam penyimpanan uang dalam bentuk tabungan maupun dalam bentuk penyediaan dana bagi masyarakat penting di sampaikan pada anak-anak sekolah minggu Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura. Kegiatan menabung di Bank, maka pemilik rekening tabungan atau masyarakat dapat menikmati banyak manfaat yang akan dirasakan saat awal menabung dan di masa yang akan datang. Kegiatan menabung memang sering dirasakan sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang,  padahal jika kita mengetahui manfaat menabung ini adalah; 1. Untuk belajar hidup hemat, akan membuat seseorang menyisakan uangnya/pendapatannya sehingga menghindari jajan-jajan yang kurang berguna.Uang tersebut sudah dialokasikan untuk menabung. 2. Ketersediaan uang disaat mendesak maka uang tabungan ini bisa dipergunakan untuk mengantisipasi keadaan mendadak yang bisa saja datang tiba-tiba, dan 3 mengajarkan anak-anak untuk tidak berhutang, karena dengan menabung kita mempunyai ketersediaan dana, dan pada saat dibutuhkan tidak perlu mengalami kesulitan karena ada uang/dana yang dapat membiayai kesulitan yang di hadapi pada saat yang tidak terduga. Adapun tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman pengetahuan  Tabungan (Saving) dan pentingnya menabung dalam kegiatan anak-anak Sekolah Minggu pada Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura. Hasil kegiatan pengabdian ini nantinya diharapkan; dapat memberikaan pengetahuan dan pemahaman pentingnya menabung dalam kegiatan anak-anak Sekolah Minggu pada Jemaat Gereja GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura sehngga dapat belajar hidup hemat, ada ketersediaan uang disaat mendesak dan 3 mengajarkan anak-anak untuk tidak berhutang, karena dengan menabung kita mempunyai ketersediaan uang, dan pada saat dibutuhkan tidak perlu mengalami kesulitan karena ada uang yang dapat membiayai kesulitan yang di hadapi pada saat yang tidak terduga pada kegiatan setiap hari, baik untuk kegiatan konsumsi, produksi dan pertukaran (distribusi).