Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Impact of Replacing Cement with a Mixture of Rice Husk Ash and Bagasse Ash on the Compressive Strength of High-Performance Concrete Muhammad Azhari; Muttaqin Hasan; Aulia Rachman; Khirul Amna; Rafiqa Muhnita Yusputri; Vreslisawati Sagala
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.1077

Abstract

Bagasse ash and rice husk ash are quite smooth and have high active silica content. This forms the basis for using these ashes as substitutes for cement. In addition to being easy to find, the use of bagasse ash and rice husk ash waste is also a recent innovation to realize environmentally friendly building material technology. The purpose of this research is to determine the effect of using a combination of bagasse ash and rice husk ash as a cement substitute based on compressive strength and to compare the results with previous research.  Portland cement, fine aggregate, coarse aggregate, water, superplasticizer, and a mixture of bagasse ash and rice husk ash are the materials utilized in this study as a cement replacement. The proportion variations are 0%, 5%, 10%, and 15% of the cement volume. The results of this study indicate that varying the percentage of this ash combination as a cement substitute affects the compressive strength of high-quality concrete. The most optimal compressive test results at the ages of 28 and 56 days were obtained with the 5% variation. This experienced an increase of 14.49% and 22.92% from the control concrete.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas melalui Sosialisasi pada Siswa SMPN 36 Medan Provinsi Sumatera Utara Melly Frizha; Vreslisawati Sagala; Rouzatul Nafisah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2601

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dan banyak melibatkan kelompok usia remaja. Rendahnya pemahaman terhadap peraturan serta etika berlalu lintas menjadi salah satu faktor penyebab tingginya risiko kecelakaan pada pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa/i SMPN 36 Medan mengenai keselamatan berlalu lintas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi melalui ceramah interaktif, diskusi, media visual, permainan edukatif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 siswa kelas IX. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 26,67 pada pre-test menjadi 29,07 pada post-test dengan nilai N-gain sebesar 0,74 (kategori tinggi). Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk perilaku tertib dan aman berlalu lintas sejak usia dini.
Edukasi Karier Bidang Keteknik bagi Siswa SMKN 2 Medan sebagai Upaya Penguatan Perencanaan Studi Lanjut ke Perguruan Tinggi Fatimah Insani Harahap; Titi Hayati; Vreslisawati Sagala; Nurul Atikah; Cut Atika Putri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2955

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Namun, masih banyak siswa SMK yang memiliki keterbatasan pemahaman mengenai dunia teknik, profesi keteknikan, serta pentingnya pendidikan lanjutan dalam mendukung karier profesional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai dunia teknik dan memotivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 2 Medan dengan melibatkan 26 siswa melalui metode sosialisasi edukatif dan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta sesi motivasi studi lanjut. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengetahui perubahan tingkat pemahaman dan motivasi peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai peserta dari 47,12% menjadi 55,19% setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, jumlah peserta dengan kategori pemahaman baik meningkat dari 15,38% menjadi 42,31%, sedangkan kategori kurang menurun hingga 0%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai profesi keteknikan, peluang studi lanjut, dan kebutuhan kompetensi pada dunia kerja modern.