Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Komponen Tata Kelola Perusahaan dan Implikasinya terhadap Laba atas Aset dan Laba atas Saham Perusahaan Lia Devita Putri; Suci Atiningsih
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.28108

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komponen tata kelola perusahaan yang meliputi konsentrasi kepemilikan, kepemilikan institusional, independensi dewan, ukuran dewan, dualitas CEO, dan masa jabatan terhadap kinerja keuangan perbankan yang diukur menggunakan laba atas aset (ROA) dan laba atas saham (EPS).Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Pengujian meliputi uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi.Originalitas/Novelty: Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan seluruh mekanisme tata kelola perusahaan terhadap dua indikator kinerja yang merepresentasikan perspektif manajerial dan pemegang saham dalam satu model empiris pada sektor perbankan Indonesia pascapandemi.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel tata kelola perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dan EPS.Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya tata kelola perusahaan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kinerja keuangan dan nilai pemegang saham perbankan. Research Objective: This study aims to examine the role of corporate governance mechanisms, including ownership concentration, institutional ownership, board independence, board size, CEO duality, and tenure, in influencing banking financial performance measured by return on assets (ROA) and earnings per share (EPS).Research Method: A quantitative approach was employed using multiple linear regression analysis. The study utilized secondary data obtained from annual reports of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2019–2024. The analysis involved classical assumption tests, partial tests (t-test), simultaneous tests (F-test), and coefficient of determination.Originality/Novelty: The novelty of this study lies in the integrated examination of corporate governance mechanisms on both accounting-based and market-based performance indicators within a single empirical framework in the Indonesian banking sector during the post-pandemic period.Research Findings: The findings reveal that all corporate governance variables have a positive and significant effect on both ROA and EPS.Implications: These results highlight corporate governance as a strategic mechanism for enhancing financial performance and shareholder value in the banking industry.
Pengaruh Resiko Kredit Dan Resiko Likuiditas Terhadap Profitabilitas Inda Paramita; Suci Atiningsih
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit dan risiko likuiditas terhadap profitabilitas perbankan yang diukur melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria: perusahaan tercatat di BEI, menyajikan laporan keuangan secara berturut-turut selama periode penelitian, dan mencatatkan laba positif setiap tahun. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 20 perusahaan dengan total 60 data observasi. Data sekunder diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan laporan tahunan masing-masing perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dan ROE. Sebaliknya, risiko likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perbankan dalam mengelola risiko untuk meningkatkan profitabilitas. This study aims to analyze the effect of credit risk and liquidity risk on banking profitability, as measured by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). The population consists of all banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. Samples were selected using purposive sampling based on the following criteria: companies listed on the IDX, consistently publishing annual financial reports during the observation period, and reporting positive profits for three consecutive years. Based on these criteria, 20 companies were selected, resulting in 60 data observations. Secondary data were obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) and annual reports of the respective companies. The data analysis method used is multiple linear regression. The results show that credit risk has a negative and significant effect on both ROA and ROE. Conversely, liquidity risk has a positive and significant effect on ROA but does not have a significant effect on ROE. These findings provide important implications for banking management in managing risks to enhance profitability