Bobby Rio Indriyantho
Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Pembangunan Lift di Stasiun Citayam untuk Meningkatkan Standar Pelayanan Penumpang Kereta Commuter Line Galang Sri Nalendra; Bobby Rio Indriyantho; Daliman Daliman
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 4 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26845

Abstract

Pembangunan lift di Stasiun Citayam bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung standar pelayanan penumpang pada sistem transportasi kereta commuter line. Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, kebutuhan akan fasilitas yang memadai bagi seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil menjadi sangat penting. Saat ini, Stasiun Citayam masih memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas aksesibilitas yang memadai, khususnya untuk penumpang dengan mobilitas terbatas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan pengumpulan data primer melalui observasi langsung di lokasi dan wawancara dengan pihak pengelola serta data sekunder dari dokumen dan regulasi yang relevan. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan aksesibilitas dan mengukur tingkat pencapaian standar pelayanan minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan lift di Stasiun Citayam secara signifikan meningkatkan kemudahan mobilitas penumpang, terutama kelompok rentan. Selain itu, implementasi proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan layanan transportasi umum. Hasil kajian ini juga menyoroti pentingnya perencanaan fasilitas yang lebih inklusif di stasiun kereta lain di masa mendatang. Kata kunci: transportasi umum, aksesibilitas, kualitas layanan, standar keselamatan, commuter line
Sinkronisasi Data Pertanahan BPN Kota Cimahi dan Data PBB Bappenda Kota Cimahi Berbasis Peta Bidang Tanah Armin Armin; Didi Dwi Anggoro; Bobby Rio Indriyantho
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26855

Abstract

Administrasi pertanahan ketika telah terdigitalisasi kini memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadopsi paradigma administrasi pertanahan modern sebagai pedoman kebijakan untuk periode 2020-2024. Dalam paradigma ini terdapat 1 pilar utama, yaitu Informasi Tanah yang berfungsi sebagai dasar untuk mendukung 4 pilar tambahan. Pilar-pilar tersebut mencakup Penguasaan Tanah, Nilai Tanah, Penggunaan Tanah dan Pengembangan Tanah. Dengan efektivitas Manajemen Tanah dalam administrasi pertanahan modern, pembangunan yang berkelanjutan secara ekonomi dan sosial dapat tercapai. Dalam pelaksanakan layanan pertanahan terdapat bidang-bidang tanah yang masih tidak sesuai objek bidang tanah dengan posisi sebenarnya dan masih terdapat nama pemilik sesuai sertifikat tidak sama dengan nama wajib pajak. Pendaftaran tanah pertama kali yang masif mengakibatkan kurangnya validitas bidang tanah terploting. Untuk mendukung program tersebut, diperlukan data yang valid dan komprehensif, termasuk inovasi dalam perbaikan data bidang tanah spasial dan atribut. Di Kota Cimahi, terdapat 2 institusi yang menggunakan data bidang tanah, yaitu BPN Kota Cimahi dan Bappenda Kota Cimahi. Namun, terdapat beberapa masalah seperti ketidaksesuaian posisi bidang tanah, bidang tanah yang belum terdaftar, nama wajib pajak yang tidak sesuai dan NOP yang belum terdata. Oleh karena itu, perbaikan data sangat diperlukan, melalui sinkronisasi data antara kedua institusi tersebut. Kegiatan ini merupakan fase pertama dari 2 fase perbaikan data bidang tanah, di mana fase pertama berfokus pada perbaikan data atribut dan posisi bidang tanah, sedangkan fase kedua akan berfokus pada perbaikan data spasial selanjutnya. Kata kunci: sinkronisasi, data, kualitas, pembaruan, dokumen
Kajian Pengendalian Mutu Dalam Pengawasan Pembangunan Rumah Sakit Umum Hastuti 2024 Tri Sulistyo Winarno; Bobby Rio Indriyantho; Sulardjaka Sulardjaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26856

Abstract

Setiap proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Umum diharapkan dapat memberikan hasil yang positif dan optimal dengan memperhatikan K3, tepat mutu dan tepat waktu. Pekerjaan yang dilakukan pada suatu proyek dapat dilihat dari hasil pekerjaan atau fungsi bangunan itu sendiri. Sedang pengendalian mutu dalam pengawasan merupakan salah satu dari dua sisi terpenting dalam mengelola suatu proyek konstruksi. Selama ini kami melakukan penelitian terhadap pengendalian mutu di Pengawasan Pembangunan Rumah Sakit Umum Hastuti Sragen. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi permasalahan yang timbul di lapangan, ditinjau dari kondisi eksisting terhadap standar mutu yang berlaku. Metodologi yang digunakan untuk menganalisis kinerja konstruksi mutu adalah analisis deskriptif kualitatif. Data kedua dan pertama yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan data sekarang yang sedang diteliti. Selain itu, dibahas juga proses pelaksanaan, permasalahan dan solusi dalam pengendalian proyek ini. Berdasarkan data analisis pengendalian mutu yang telah berjalan dengan sukses. Kinerja dalam pengendalian juga telah dilaksanakan secara efektif, baik oleh kontraktor maupun konsultan pengawas. Kata kunci: rumah sakit, mutu, pengawasan, pengendalian, umum
Optimasi Fuel Consumption Pada Unit Hauling Dump Truck Production RTP (ROM To Port) dengan Pemindahan CSA (Change Shift Area) Khilmy Hidayat; Didi Dwi Anggoro; Bobby Rio Indriyantho
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26859

Abstract

Industri pertambangan batu bara di Indonesia memiliki peran penting dalam penyediaan energi nasional, namun terdapat tantangan besar dalam pengelolaan emisi karbon yang sangat terkait terhadap dampak lingkungan. Undang-Undang Nomor 16 tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement To The United Nations Framework Convention On The Climate Change menjadi dasar Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mendorong program efisiensi energi. PT. Saptaindra Sejati sebagai salah satu kontraktor batu bara di bawah subsidiary PT. Adaro Energy Indonesia berkomitmen dalam melaksanakan program efisiensi energi untuk menurunkan emisi karbon dengan menurunkan fuel consumption pada unit hauling dump truck sejumlah 160 unit dengan bahan bakar B35 untuk kegiatan pengangkutan batu bara dari ROM To Port (RTP). Salah satu upaya agar dapat menurunkan fuel consumption adalah memperpendek jarak lokasi Change Shift menjadi lebih dekat dengan jalan utama hauling saat aktivitas pergantian shift dengan Pemindahan Change Shift Area (CSA). Kata kunci: efisiensi energi, emisi karbon, fuel consumption, ROM to Port, change shift area