Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MANAJEMEN RISIKO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERBANKAN TAHUN 2020 – 2024 Tika Dwi Oktaviani; Widyasari Widyasari
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan software Eviews. Berdasarkan hasil analisis, risiko kredit dan risiko pasar terbukti berpengaruh signifikan dan positif terhadap harga saham. Sebaliknya, risiko likuiditas dan risiko operasional berpengaruh signifikan dan negatif terhadap harga saham. Risiko kredit yang diukur dengan Non Performing Loan (NPL) menunjukkan bahwa fluktuasi NPL pada periode penelitian belum cukup besar menurunkan kepercayaan investor, sehingga tetap memberikan pengaruh positif terhadap harga saham. Risiko pasar yang diukur melalui Net Open Position (NOP) juga berpengaruh positif, menggambarkan bahwa eksposur terhadap fluktuasi kurs masih dipandang memberikan peluang keuntungan bagi investor. Risiko likuiditas yang diukur dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan, menandakan bahwa likuiditas bukan faktor utama yang dipertimbangkan investor. Sementara itu, risiko operasional yang diukur melalui BOPO berpengaruh signifikan dan negatif, mengindikasikan bahwa inefisiensi operasional berdampak langsung pada penurunan harga saham. Temuan ini menegaskan bahwa berbagai jenis risiko perbankan memiliki kontribusi berbeda dalam memengaruhi nilai pasar perusahaan, sehingga penting bagi bank untuk menjaga kualitas aset, eksposur pasar, likuiditas, serta efisiensi operasionalnya.
Pengaruh Opini Audit, Temuan Audit, dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Terhadap Kualitas Pengungkapan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Muhammad Daffa Pramasta; Widyasari Widyasari
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 8 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i8.12529

Abstract

This study examines the effects of audit opinions, audit findings, and follow-up on quality of financial statements disclosures within government ministries/agencies. The disclosure quality of these financial statements is measured by comparing the number of items actually disclosed in the Notes to Financial Statement against the total mandatory disclosures required under Statement of Governmental Accounting Standards 04. Utilizing a purposive sampling method, data were gathered from the official website of the Audit Board of the Republic of Indonesia. The final observation dataset comprised 228 samples of audited financial statements from ministries/agencies spanning the fiscal years 2021 to 2023. Employing panel data regression analysis, this study demonstrates that audit opinions have no significant effect on disclosure quality. Conversely, audit findings exert a significant negative impact on disclosure quality, whereas the audit follow-up has a significant positive influence. These findings substantiate agency theory, illustrating that identified audit findings and the subsequent follow-up serve as strong signaling mechanisms for external oversight in assessing the financial statement disclosure quality of government institutions.
PENGARUH MANAJEMEN RISIKO TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERBANKAN TAHUN 2020 – 2024 Tika Dwi Oktaviani; Widyasari Widyasari
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengolahan data menggunakan software Eviews. Berdasarkan hasil analisis, risiko kredit dan risiko pasar terbukti berpengaruh signifikan dan positif terhadap harga saham. Sebaliknya, risiko likuiditas dan risiko operasional berpengaruh signifikan dan negatif terhadap harga saham. Risiko kredit yang diukur dengan Non Performing Loan (NPL) menunjukkan bahwa fluktuasi NPL pada periode penelitian belum cukup besar menurunkan kepercayaan investor, sehingga tetap memberikan pengaruh positif terhadap harga saham. Risiko pasar yang diukur melalui Net Open Position (NOP) juga berpengaruh positif, menggambarkan bahwa eksposur terhadap fluktuasi kurs masih dipandang memberikan peluang keuntungan bagi investor. Risiko likuiditas yang diukur dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan, menandakan bahwa likuiditas bukan faktor utama yang dipertimbangkan investor. Sementara itu, risiko operasional yang diukur melalui BOPO berpengaruh signifikan dan negatif, mengindikasikan bahwa inefisiensi operasional berdampak langsung pada penurunan harga saham. Temuan ini menegaskan bahwa berbagai jenis risiko perbankan memiliki kontribusi berbeda dalam memengaruhi nilai pasar perusahaan, sehingga penting bagi bank untuk menjaga kualitas aset, eksposur pasar, likuiditas, serta efisiensi operasionalnya.