ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi yang memiliki banyak manfaat bagi ibu maupun bayi, namun demikian capaian pemberian ASI eksklusif masih belum memenuhi target. Salah satu penyebabnya yaitu masih kurangnya pengetahuan dan pemahaman ibu tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif, kurangnya persiapan sejak masa kehamilan serta dukungan keluarga belum maksimal.Program peningkatan capaian pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu program prioritas, karena pemberian ASI eksklusif memberikan dampak sangat besar terhadap kesehatan dan status gizi balita, terutama mencegah stunting. Oleh sebab itu, permasalahan tersebut dapat di selesaikan dengan melaksanakan intervensi edukatif suportif sebagai upaya membantu keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada ibu post partum. Tujuan pengabmas ini yaitu meningkatkan pengetahuan ibu post partum tentang pemberian ASI Eksklusif. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan dan demonstrasi. Indikator keberhasilan dari program kemitraan masyarakat ini adalah peran dan partisipasi aktif dari peserta, adanya peningkatan pengetahuan tentang ASI eksklusif dan kemampuan ibu post partum mendemonstrasika cara menyusui yang benar sehingga dapat membantu meningkatkan capaian pemberian ASI eksklusif. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu pengetahuan ibu post partum tentang pemberian ASI eksklusif sebelum diberikan edukasi yaitu sebagian besar 63% cukup dan kurang mampu mendemostrasikan cara menyusui yang benar, setelah diberikan edukasi sebagian besar pengetahuan ibu meningkat menjadi 84% baik, serta mampu mendemonstrasikan cara menyusui yang benar dengan baik.