p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Sri Ratna Ningsih
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Depok Sleman Mariana Ulfa; Sri Ratna Ningsih; Elika Puspitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.147

Abstract

Dismenore merupakan kondisi yang paling umum terjadi dikalangan pelajar yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengganggu kenyamanan belajar. Dampak apabila dismenore (nyeri haid) tidak ditangani yaitu seperti gangguan aktifitas hidup sehari-hari, keterbatasan kehidupan sosial, prestasi akademik menurun, aktivitas olahraga terganggu, serta penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Depok Sleman. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah siswi kelas X SMA Negeri 1 Depok Sleman dengan tehnik sampel yaitu total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian berjumlah 134 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner dismenore dan kuesioner Global physical activity questionnaire (GPAQ). Hasil penelitian ini menunjukkan dari 134 responden ditemukan 95 responden (70,9%) mengalami dismenore. Ada hubungan usia menarche dengan dismenore p-value 0,002, ada hubungan lama menstruasi dengan dismenore p-value = 0,000, ada hubungan riwayat keluarga dengan dismenore p-value = 0,001, dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan dismenore p-value = 0,258. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara usia menarche, lama menstruasi dan riwayat keluarga dengan dismenore. Dan berdasarkan hasil penelitian tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan dismenore. Saran bagi siswi untuk tetap beraktivitas fisik dan berolahraga serta menerapkan pola konsumsi pangan yang beragam dan bergizi seimbang.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Abortus Di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul Mila Novika Sari; Sri Ratna Ningsih; Elika Puspitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.279

Abstract

Abortus merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih sering terjadi di Indonesia dan menjadi salah satu penyebab Angka Kematian Ibu (AKI). Kejadian abortus dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya usia ibu, paritas, riwayat abortus, kadar hemoglobin, dan jarak kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus pada ibu hamil di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di Puskesmas Piyungan pada kurun waktu Januari-Desember 2024 sebanyak 667 dan ibu hamil yang mengalamin abortus sebanyak 28 kasus. Teknik mengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu 86 responden ibu hamil. Data diperoleh dari data sekunder dengan analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (usia, paritas, riwayat abortus, dan jarak kehamilan, kadar hemoglobin) dengan variabel dependen (kejadian abortus). Hasil analisis didapatkan ada hubungan umur (pvalue = 0.002), paritas (pvalue = 0.002), riwayat abortus (pvalue = 0.009), anemia dalam kehamilan (pvalue = 0.699) dan tidak ada hubungan jarak kehamilan (pvalue = 0,27) dengan kejadian abortus di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul 2024