Asma Alfiah Khoerunnisa
Institut Kesehatan Rajawali

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Perbandingan Pemberian Fermentasi Beras Merah (Oryza sativa) dan Fermentasi Beras Hitam (Oryza sativa L. indica) terhadap Tekanan Darah Sistole Ibu Hamil dengan Preeklamsia Khoerunnisa, Asma Alfiah; Muhammad Muayyad Billah
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 4 No. 2 (2025): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v4i2.71

Abstract

Preeclampsia is a hypertensive disorder of pregnancy that causes 75% of the most direct causes of maternal death. One way to reduce the risk of preeclampsia is with complementary therapy using fermentation in brown rice and black rice that produce natural lovastatin. This natural product is a traditional method that can provide additional benefits to health. The purpose of this study is to compare and analyze the effect of administration between brown rice fermentation (oryza sativa) and black rice fermentation (oryza sativa l. indica) on pregnant women with preeclampsia in the working area of TPMB Tuty, Mekarmukti Village, West Bandung Regency in 2025. The research method uses was true experimental with the randomized pretest and posttest control group design. The study will be carried out on 24 pregnant women with preeclampsia in the work area of TPMB Tuty, Mekarmukti Village, West Bandung Regency, in 2025. Sampling was done using simple random sampling in three groups, namely the red rice fermentation group, the black rice fermentation group, and the control group. The number of samples was 8 respondents in the experimental group using fermented brown rice, 8 respondents in the experimental group using black rice fermentation and 8 respondents in the control group using orange juice. Each group received 5 cc per day for fourteen days. Data analysis using the T-test. The results of the study after the fourteen-day intervention showed that there was a significant comparison of brown rice fermentation and black rice fermentation (p=0.041). The average blood pressure of the mother's systole after being given fermented brown rice was 144.63 mmHg and the average blood pressure of the mother's systole after being given black rice fermentation was 142.75 mmHg.
Edukasi Pola Tidur Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Insomnia Pada Remaja Ai Ririn Nurindah; Asma Alfiah; Annisa A'isy Zahra; Aulia Zahra Alhafiz; Clarisa Salsabila; Deswita Aulya Netami; Ela Dwi Saputri
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4p4m5k45

Abstract

Insomnia pada remaja merupakan permasalahan kesehatan yang semakin meningkat dan berdampak signifikan terhadap kesehatan fisik, kesehatan mental, serta prestasi akademik. Masa remaja ditandai oleh perubahan ritme sirkadian yang menyebabkan kecenderungan tidur lebih larut, yang disebabkan oleh tekanan akademik, stres psikologis, dan tingginya penggunaan gawai pada malam hari. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya pola tidur yang sehat dan higiene menyebabkan tidur insomnia sering dianggap sebagai kondisi yang wajar dan tidak ditangani secara tepat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pola tidur sehat sebagai upaya pencegahan insomnia. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan penyuluhan kesehatan (pendidikan kesehatan) yang dilakukan secara tatap muka dan interaktif di SMA Al-Bidayah Batujajar. Kegiatan meliputi ceramah edukatif, diskusi dan tanya jawab, intensifikasi teknik relaksasi sederhana, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan presentasi multimedia. Kegiatan evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pengertian insomnia, faktor penyebab, dampak insomnia terhadap kesehatan dan prestasi belajar, serta cara pencegahan melalui penerapan higiene tidur.  
Pengaruh Pemberian Jus Kurma Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Jakarta Selatan Tahun 2025 Udur Diana Tumanggor; Asma Alfiah Khoerunnisa; Maria Eufrasia Laura Se; Meilina Sinaga; Lenni Romaida Purba; Debby Ratna Utama; Fien Gustin Nive; Chindy Patricia Ludji Leo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.210

Abstract

Produksi ASI yang cukup sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan bayi, namun banyak ibu yang mengalami masalah dengan produksi ASI yang kurang. Salah satu pendekatan alami yang sering digunakan untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengonsumsi jus kurma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma terhadap produksi ASI pada ibu post partum di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Tahun 2025. Studi dilakukan pada 40 responden ibu post partum dua minggu. Data dianalisis dengan menggunakan Uji T test. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh pemberian jus kurma terhadap produksi ASI pada ibu ibu post partum di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Jakarta Selatan tahun 2025 dengan nilai p=0,024. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi ibu menyusui yang mengalami produksi ASI kurang, sehingga dapat dilakukan pengobatan tradisional menggunakan jus kurma sebagai alternatif untuk meningkatkan produksi ASI.
Pengaruh Herbal Medicine Rosemary (Rosmarinus Officinalis) Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Asma Alfiah Khoerunnisa; Annisa Susilawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.525

Abstract

Luka perineum merupakan kondisi yang sering terjadi pada ibu postpartum dan berpotensi menimbulkan nyeri, infeksi, serta keterlambatan pemulihan jika tidak ditangani secara optimal. Penggunaan obat herbal sebagai terapi komplementer semakin diminati karena dinilai lebih aman dan memiliki efek samping minimal. Rosemary (Rosmarinus officinalis) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, asam fenolat, dan minyak atsiri yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan yang berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pemberian herbal medicine rosemary (Rosmarinus officinalis) terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di TPMB Tuty Tahun 2025. Metode penelitian true experimental bentuk the randomized pretest-posttest control group design, dilakukan bulan Oktober 2025 dengan responden 32 ibu postpartum hari kesatu dengan luka perineum derajat dua dan dipilih dengan teknik random sampling di wilayah kerja TPMB Tuty. Kelompok intervensi dibagi menjadi kelompok eksperimen (air rebusan rosemary) dan kontrol(perawatan perineum biasa/membersihkan menggunakan sabun dan air mengalir), masing-masing diberikan 2x1 per hari selama tujuh hari. Data analisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian perbedaan penyembuhan luka perineum derajat dua pada ibu postpartum tampak pada hari ke-5 hingga hari ke-7, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada hari ke-5, skor REEDA kelompok intervensi lebih rendah dari pada kelompok kontrol dengan nilai p=0,013. Pada hari ke-6, perbedaannya menjadi lebih signifikan (nilai p=0,001), dan pada hari ke-7, perbedaannya tetap signifikan (nilai p=0,035). Dapat disimpulkan bahwa penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi (pemberian rebusan rosemary) berlangsung lebih cepat dan lebih baik dari pada kelompok kontrol, yang berarti pemberian rebusan rosemary efektif dalam mempercepat penyembuhan luka perineum.
Pengaruh Pisang Ambon (Musa paradisiaca L.) terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester Tiga Asma Alfiah Khoerunnisa; Ai Santi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.893

Abstract

Anemia pada ibu hamil trimester tiga masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Salah satu penyebab utama anemia adalah rendahnya kadar hemoglobin akibat defisiensi zat besi. Upaya melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh, seperti pisang ambon (Musa paradisiaca L.), berpotensi membantu meningkatkan kadar hemoglobin karena kandungan zat besi, vitamin C, dan nutrisi pendukung lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pisang ambon (Musa paradisiaca L.) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester tiga di wilayah kerja Puskesmas DTP Gununghalu Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026. Metode penelitian true experimental bentuk the randomized pretest-posttest control group design, dilakukan bulan April-Mei 2026 dengan responden 44 ibu ibu hamil trimester tiga dengan anemia dan dipilih dengan teknik stratified random sampling di wilayah kerja Puskesmas DTP Gununghalu. Kelompok intervensi dibagi menjadi kelompok eksperimen (pisang ambon dan tablet Fe) serta untuk kelompok kontrol (tablet Fe). Kelompok eksperimen diberikan pisang ambon 2 x 100 gr per hari selama delapan minggu. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian terdapat pengaruh pisang ambon (Musa paradisiaca L.) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester tiga di wilayah kerja Puskesmas DTP Gununghalu Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026 (p = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa pemberian pisang ambon (Musa paradisiaca L.) terbukti berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester tiga. Pisang ambon dapat direkomendasikan sebagai upaya pendukung dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.