Khairunnisa Saduede
Universitas Harapan Bangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pasien Hipertensi Melalui Terapi Nostril Breathing Exercise Khairunnisa Saduede; Arni Nur Rahmawati; Mariah Ulfah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.264

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg atau tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg, yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Prevalensi hipertensi terus meningkat di Indonesia, termasuk di Banjarnegara. Terapi farmakologis efektif, tetapi sering menyebabkan efek samping dan mengurangi kepatuhan pasien, sehingga terapi non-farmakologis menjadi alternatif yang lebih aman. Salah satu terapi tersebut adalah latihan pernapasan melalui lubang hidung, yaitu latihan pernapasan bergantian melalui lubang hidung yang dapat mengaktifkan saraf parasimpatis dan saraf vagus untuk menurunkan tekanan darah dan menenangkan tubuh. Studi ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan pretest-posttest pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut, dari 22 hingga 24 Mei 2025, dan meliputi penilaian, pendidikan, pemberian terapi latihan pernapasan melalui lubang hidung, dan evaluasi tekanan darah. Hasil pengukuran menunjukkan penurunan tekanan darah yang konsisten: pada 22 Mei, tekanan darah turun dari 141/92 mmHg menjadi 137/90 mmHg, pada 23 Mei dari 133/85 mmHg menjadi 130/82 mmHg, dan pada 24 Mei dari 125/80 mmHg menjadi 121/77 mmHg. Penurunan ini menunjukkan respons positif setelah terapi. Mekanisme fisiologis yang mendasari hasil ini adalah stimulasi sistem saraf parasimpatis, yang menurunkan denyut jantung, meningkatkan relaksasi, dan mengurangi aktivitas simpatis. Studi ini terbatas pada satu kasus, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan, tetapi memberikan gambaran klinis bahwa latihan pernapasan hidung dapat digunakan sebagai terapi pelengkap yang sederhana, murah, aman, dan efektif untuk membantu mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi.