Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. N Umur 28 Tahun Dengan Anemia Ringan Dan Riwayat Abortus Di Puskesmas Kaliwadas Kabupaten Brebes Tahun 2024 Hany Wicahyanika; Hafsah; Sri Mulyani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.299

Abstract

Pada tahun 2023 Prevalensi Anemia pada ibu Hamil di Dunia mencapai 36,5%, sedangkan Di Indonesia Prevalensi Ibu hamil dengan Anemia berkisar 37,8%. Anemia pada kehamilan dapat menjadi salah satu pencetus Angka Kematian Ibu (AKI). Angka Kematian Ibu (AKI) adalah angka kematian yang terjadi pada seorang ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas ataupun dalam penanganannya. Angka kematian Ibu (AKI) masih menjadi perhatian utama di Dunia, pada tahun 2023 sebanyak 260.000 perempuan meninggal selama kehamilan, setelah kehamilan juga pada saat persalinan, dan Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 29.245 jiwa. Anemia merupakan suatu kondisi Hemoglobin dalam sel darah merah kurang dari normal. Pada Ibu Hamil Anemia ditegakkan apabila Hemoglobin < 11 g/dL. Kehamilan dengan Anemia dapat menyebabkan Abortus atau keguguran. Abortus merupakan berakhirnya kehamilan dengan pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan dengan usia gestasi kurang dari 20 minggu dan berat janin kurang dari 500 gram. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau bahkan mencegah Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi dengan memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif. Tujuan penelitain ini untuk memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.N umur 28 tahun dengan Anemia Ringan dan Riwayat Abortus dengan Manajemen Kebidanan Tujuh Langkah Varney dan SOAP. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan teknik wawancara, observasi terhadap responden dan keluarga juga bidan terkait. Hasil Asuhan Kebidanan pada Ny.N dengan Anemia Ringan dan Riwayat Abortus dapat teratasi dengan adanya kenaikan Hemoglobin, Pada Persalinan, bayi baru lahir, nifas sampai dengan KB Ny.N tidak mengalami masalah atau penyulit apapun. Kesimpulan Asuhan Kebidanan Komprehensif yang diberikan pada Ny.N dengan Anemia Ringan dan Riwayat Abortus telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan kondisi ibu dan bayi baik, adanya kenaikan Hemoglobin, Persalinan normal, bayi baru lahir normal, nifas normal dan KB Implant. Saran pada Asuhan ini dibutuhkan pemantauan dan pendampingan menyeluruh terhadap ibu hamil dengan Anemia Ringan dan Riwayat Abortus, sehingga kejadian serupa dapat dicegah, dikurangi dan dihilangkan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.A UMUR 39 TAHUN DENGAN FAKTOR RESIKO UMUR DAN ANEMIA DI PUSKESMAS KALIWADAS TAHUN 2025 Sabrina Azizah Ariani; Hafsah Hafsah; Sri Mulyani
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v6i1.6012

Abstract

Beckground: According to the WHO (2024), the global Maternal Mortality Ratio (MMR) is 287 deaths. In ASEAN countries (2024), the MMR is 196 per 100,000 live births. Based on data from the Ministry of Health, Indonesia's MMR in 2024 is 187 deaths. Data from the Health Office (2024) reported 37 cases of maternal mortality. Data from Kaliwadas Community Health Center (2024) shows no cases of maternal mortality. Objective: To provide comprehensive midwifery care for pregnant women, labor, newborns, postpartum mothers, and family planning by applying the Varney management approach and SOAP method. Research Method: This study used a qualitative descriptive method with a comprehensive case study approach. Result: Comprehensive antenatal care was given to Mrs. A, a 39-year-old woman with high-risk pregnancy due to age >35 years and moderate anemia, with management tailored to her needs. During labor, the newborn period, postpartum, and family planning phases, no complications occurred, and no gaps between theory and practice were found. Conculsion: Comprehensive midwifery care provided to Mrs. A, who had Chronic Energy Deficiency (CED) and Cephalopelvic Disproportion (CPD), was carried out according to Standard Operating Procedures (SOPs) with favorable maternal and neonatal outcomes.