Hety Meiliany
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Penanganan Kelelahan Pasca Stroke Dalam Sistem Pelayanan Kesehatan: Sebuah Literature Review Hety Meiliany; Wiwik Kusumawati; Azizah Khoiriyati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.424

Abstract

Kelelahan pasca stroke (Post-Stroke Fatigue / PSF) merupakan salah satu komplikasi non-motorik paling umum yang dialami oleh penyintas stroke, dengan prevalensi mencapai 30–70%. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, proses rehabilitasi, serta risiko kekambuhan dan depresi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau berbagai literatur ilmiah mengenai pendekatan penanganan PSF dan menganalisis integrasi intervensi tersebut dalam sistem pelayanan kesehatan, guna menghasilkan rekomendasi bagi peningkatan kualitas rehabilitasi pasca stroke yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan penelusuran artikel melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar selama periode 2015–2025. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris atau Indonesia yang membahas epidemiologi, mekanisme, serta manajemen PSF dalam konteks sistem pelayanan kesehatan. Sebanyak 8 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa PSF disebabkan oleh interaksi kompleks antara faktor biologis (disfungsi neurotransmiter dan inflamasi), psikologis (depresi, stres, gangguan tidur), dan sosial (dukungan keluarga, isolasi sosial). Pendekatan multidisipliner dan terintegrasi terbukti paling efektif dalam mengurangi kelelahan dan meningkatkan hasil rehabilitasi. Implementasi integrasi layanan di beberapa negara (misalnya Inggris dan Skandinavia) terbukti menurunkan angka rehospitalisasi hingga 18–22%, namun di Indonesia penerapannya masih terbatas, dengan hanya 27% rumah sakit rujukan stroke memiliki program rehabilitasi komprehensif. Integrasi penanganan PSF dalam sistem pelayanan kesehatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan efektivitas rehabilitasi dan kualitas hidup penyintas stroke.
Analisis Bibliometrik Penelitian tentang Gangguan Tidur Pada Pasien Stroke Hety Meiliany; Azizah Khoiriyati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i8.25073

Abstract

ABSTRACT Sleep disorders are a risk factor for complications frequently experienced by stroke patients. Research on sleep and stroke continues to increase, but few studies have comprehensively mapped scientific developments in this field. This study aims to analyze global research trends, distribution, and themes related to sleep disorders in stroke patients through a bibliometric approach. This research method uses a quantitative bibliometric approach. Data were obtained from the Scopus database with a period of 2010-2025 using the keywords "sleep wake disorder" AND "stroke" with subject filters of medicine, neurology, nursing, and health. Analysis was conducted on 225 English-language articles that met the inclusion criteria. Data processing was carried out using VOSviewer software to display keyword network visualizations, temporal trends, and country collaboration maps. The results obtained are the number of publications increased significantly since 2010 and peaked in 2025 with 39 articles. The United States was the country with the most publications (69 articles). Keyword analysis revealed three main clusters of research on sleep disorders and post-stroke rehabilitation: physiological mechanisms, including sleep apnea and brain ischemia; and third, cardiovascular comorbidities such as hypertension and sleep duration. The most frequently occurring keywords are sleep disorders, stroke, cerebrovascular accident, and sleep apnea syndromes. Research on sleep disorders in stroke patients shows a rapid increase and a shift in focus from descriptive studies to clinical and physiological approaches. Keywords: Bibliometrics, Sleep Disorders, Stroke.  ABSTRAK Gangguan tidur merupakan faktor risiko komplikasi yang sering dialami oleh pasien stroke. Penelitian mengenai tidur dan stroke terus meningkat, belum banyak kajian yang memetakan perkembangan ilmiah di bidang ini secara komprehensif. Adapun  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, sebaran, dan tema penelitian global terkait gangguan tidur pada pasien stroke melalui pendekatan bibliometrik. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik kuantitatif. Data diperoleh dari basis data Scopus dengan batasan tahun 2010-2025 menggunakan kata kunci “sleep wake disorder” AND “stroke” dengan filter subjek medicine, neurology, nursing, dan health. Analisis dilakukan terhadap 225 artikel berbahasa Inggris yang memenuhi kriteria inklusi. Pemrosesan data dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk menampilkan visualisasi jejaring kata kunci, tren temporal, serta peta kolaborasi negara. Hasil yang didapatkan yaitu jumlah publikasi meningkat secara signifikan sejak 2010 dan mencapai puncak pada 2025 dengan 39 artikel. Amerika Serikat menjadi negara dengan publikasi terbanyak (69 artikel). Analisis kata kunci menunjukkan tiga kluster utama penelitian gangguan tidur dan rehabilitasi pasca-stroke; yang kedua mekanisme fisiologis, termasuk sleep apnea dan brain ischemia; serta yang ke 3 komorbiditas kardiovaskular seperti hipertensi dan durasi tidur. Kata kunci yang paling sering muncul adalah sleep disorder, stroke, cerebrovascular accident, dan sleep apnea syndromes. Penelitian mengenai gangguan tidur pada pasien stroke menunjukkan peningkatan yang pesat dan pergeseran fokus dari kajian deskriptif menuju pendekatan klinis dan fisiologis. Kata Kunci: Bibliometrik, Gangguan Tidur, Stroke.