Luluk Faridatul Mukaromah
Akademi Komunitas Darussalam

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Penduduk Usia 30-40 Tahun di Desa Suci Jember Luluk Faridatul Mukaromah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.440

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada usia produktif. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Beberapa faktor seperti tingkat stres, pola makan, tingkat pendapatan, dan jenis kelamin diduga berhubungan dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia 30–40 tahun di Desa Suci Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi tekanan darah. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi (p = 0,002), pola makan dengan kejadian hipertensi (p = 0,001), tingkat pendapatan dengan kejadian hipertensi (p = 0,005), dan jenis kelamin dengan kejadian hipertensi (p = 0,013). Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia 30–40 tahun di Desa Suci Jember meliputi tingkat stres, pola makan, tingkat pendapatan, dan jenis kelamin. Upaya promotif dan preventif seperti edukasi gaya hidup sehat dan manajemen stres perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko hipertensi pada usia produktif.
Edukasi Perawatan Kulit Wajah Terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri pada Remaja di Pondok Pesantren Putri Darussalam Blokagung Banyuwangi Luluk Faridatul Mukaromah; Shally Ayu Chintya
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.946

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap perubahan fisik dan psikologis, termasuk masalah kulit wajah yang dapat memengaruhi kepercayaan diri. Kurangnya pengetahuan tentang perawatan kulit wajah dapat memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 26 remaja putri di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri yang diadaptasi dari Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri setelah diberikan edukasi perawatan kulit wajah. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki kepercayaan diri rendah (57,7%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi kategori sedang (46,2%) dan tinggi (34,6%). Nilai rata-rata kepercayaan diri meningkat dari 18,65 menjadi 24,10 dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Edukasi perawatan kulit wajah berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja putri. Intervensi ini efektif sebagai upaya promotif dalam mendukung kesehatan fisik dan psikologis remaja. Kata kunci: edukasi perawatan kulit wajah, kepercayaan diri, remaja, jerawat, self-esteem
Differences in Self-Esteem and Self-Confidence Among Adolescents with Acne Vulgaris by Gender Shally Ayu Chintya; Siti Khomsatin; Luluk Faridatul Mukaromah
Journal of Global Research in Public Health Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v11i1.620

Abstract

Acne vulgaris is a common inflammatory skin condition among adolescents that can affect psychological aspects, particularly self-esteem and self-confidence, due to changes in physical appearance. This study aims to determine differences in self-esteem and self-confidence among adolescents with acne vulgaris based on gender. This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 90 adolescents, including 37 males and 53 females, selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Mann–Whitney U test because they were not normally distributed. The results showed no significant difference in self-esteem between male and female adolescents (p = 0.434). However, there was a significant difference in self-confidence (p = 0.009), with female adolescents exhibiting higher levels of self-confidence compared to males. In conclusion, gender does not affect self-esteem but does influence self-confidence among adolescents with acne vulgaris.