Anisatun Mahmudah
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Asupan Vitamin D Dengan Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Di Yogyakarta Anisatun Mahmudah; Agil Dhiemitra Aulia Dewi; Dewi Rizzky Mutiasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.459

Abstract

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang banyak terjadi, terutama pada usia produktif. Mahasiswa tergolong rentan mengalami tekanan psikologis akibat beban akademik, transisi menuju kedewasaan, serta tantangan dalam proses adaptasi sosial. Kecukupan asupan vitamin D melalui konsumsi pangan bergizi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kestabilan suasana hati, pengendalian emosi, dan pemeliharaan kesehatan mental secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan vitamin D dengan tingkat depresi pada mahasiswa di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan survei analitik data sekunder dari penelitian yang dilakukan oleh (Dhiemitra Aulia Dewi et al., 2023). Variabel independen pada pelitian ini adalah asupan vitamin D, sedangkan variabel dependen adalah tingkat depresi. Sampel penelitian ini sebanyak 96 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner DASS-21 dan kuesioner SQ-FFQ Quantitative. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Microsoft Excel dan STATA versi 14 dengan uji statistik uji Spearman. Hasil penelitian dari 96 responden menunjukkan bahwa rerata asupan vitamin D pada mahasiswa adalah 5,28±8,97 mcg termasuk dalam kategori kurang dan rerata skor depresi adalah 4,84±4,05 kategori mahasiswa tidak mengalami gangguan depresi. Tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin D dengan tingkat depresi pada mahasiswa di Yogyakarta, dibuktikan dengan p =  0.6140. Mayoritas mahasiswa yang tidak depresi memiliki asupan vitamin D yang kurang.