Agus Kurniadi Hananta K.
RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mobilisasi Dini ≥24 Jam Pasca Kraniotomi Terhadap Pemulihan Fungsi Motorik Pada Pasien Tumor Serebri: Studi Kasus Di Ruang Amarilis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Unit Geriatri Paviliun Abiyasa Siska Tri Wahyuningsih; Suci Khasanah; Agus Kurniadi Hananta K.
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.504

Abstract

Tumor serebri merupakan gangguan pada sistem saraf pusat yang sering memerlukan tindakan kraniotomi sebagai terapi utama. Pasca kraniotomi, pasien berisiko mengalami penurunan fungsi motorik akibat imobilisasi yang berkepanjangan, ditandai dengan kelemahan otot dan keterbatasan aktivitas. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah mobilisasi dini. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan mobilisasi dini ≥24 jam pasca kraniotomi terhadap pemulihan fungsi motorik pada pasien tumor serebri di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Studi dilakukan melalui observasi selama 3 hari dengan penerapan mobilisasi dini secara bertahap mulai dari latihan pernapasan, perubahan posisi, duduk, berdiri, hingga ambulasi sesuai toleransi pasien pada tanggal 12–14 Agustus 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa pada hari pertama pasien mengalami kelemahan otot dengan kekuatan otot skala 3/5 dan aktivitas masih terbatas di tempat tidur. Setelah dilakukan mobilisasi dini, pada hari kedua terjadi peningkatan kekuatan otot menjadi 4/5 dan pasien mampu duduk serta berdiri dengan bantuan. Pada hari ketiga, kekuatan otot meningkat menjadi 5/5 dan pasien mampu berjalan dengan bantuan minimal tanpa keluhan berarti. Penerapan mobilisasi dini ≥24 jam pasca kraniotomi terbukti efektif dalam meningkatkan fungsi motorik dan mendukung proses pemulihan pasien.