Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Kontrasepsi Non-MKJP (Suntik) Dan MKJP (Implan Dan IUD) Pada PUS Wilayah Kerja Puskesmas Jekan Raya Anjeli Anjeli; Maria Adelheid Ensia; Indriani Indriani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.637

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) bertujuan untuk mengatur jarak dan jumlah kelahiran guna meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan dan IUD memiliki efektivitas tinggi, namun penggunaannya masih lebih rendah dibandingkan metode Non-MKJP seperti suntik. Salah satu faktor yang memengaruhi pemilihan metode kontrasepsi adalah dukungan suami, baik dalam bentuk dukungan emosional, informasional, instrumental, maupun penilaian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi Non-MKJP (suntik) dan MKJP (implan dan IUD) pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 70 responden diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan dukungan suami tinggi sebanyak 34 orang (48,6%) seluruhnya menggunakan MKJP, sedangkan responden dengan dukungan suami rendah–sedang sebanyak 36 orang (51,4%) seluruhnya menggunakan Non-MKJP (suntik). Metode MKJP yang paling banyak digunakan adalah implan (37,1%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi Non-MKJP dan MKJP pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jekan Raya. Dukungan suami berperan penting dalam meningkatkan penggunaan MKJP sehingga keterlibatan suami dalam konseling dan pengambilan keputusan KB perlu ditingkatkan.