Cyntia Wahyuningrum
Universitas Pakuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktivitas Penghambatan Radikal Bebas Jamu Modifikasi Beras Kencur dan Pengaruhnya terhadap Ketahanan Fisik Mencit Nina Herlina; Cyntia Wahyuningrum; Almasyhur Almasyhur; Nhadira Nheistricia; Teddy Aryudha; Dea Ananda Safira; Eka Herlina
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 20 No. 02 Desember 2023
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v0i0.16691

Abstract

Jamu Beras Kencur (JBK) adalah ramuan khas Indonesia yang secara tradisional dikenal sebagai jamu. Setiap komponen dari beras kencur telah dilaporkan memiliki kekuatan antioksidan yang berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan radikal bebas dari JBK dengan metode ekstraksi infusa dan rebusan serta pengaruhnya terhadap peningkatan daya tahan tubuh. Penelitian ini menggunakan bahan beras, rimpang kunyit dan kencur, serta jeruk nipis. Bahan tersebut diserbuk dan diekstraksi dengan metode ekstraksi infundasi dan dekok dengan air sebagai pelarut. Uji aktivitas penghambatan radikal bebas menggunakan metode DPPH dan pengaruhnya terhadap daya tahan tubuh yang diuji mengacu pada uji Natatory exhaustion (metode berenang) dengan menggunakan mencit jantan. Tiga puluh ekor mencit jantan dibagi menjadi enam kelompok. Mencit diberi akuades 0,5 ml (kontrol negatif), kafein dengan dosis 1,82 mg/20gBB (kontrol positif), JBK (156 mg/20gBB, 312 mg/20gBB, dan 468 mg/20gBB), dan perasan kencur (78 mg/20gBB) per oral selama 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JBK memiliki aktivitas pengambahtan radikal bebas (IC50) untuk metode infus sebesar 45,699 ppm dan 77,68 ppm untuk metode dekok. JBK memperpanjang waktu berenang dan mengurangi peningkatan kadar laktat darah.