Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SENSOR ARUS SEBAGAI PENGAMAN RANGKAIAN DRIVER MOTOR DC SS40E8-T0 Hardi Zen; Eko Martha; Zakky Murakham
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 3 No. 1 (2009)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pengujian maneuovering biasanya menggunakan motor DC dengan tegangan kerja 24 Volt. Agar driver motor DC ini aman dari arus beban lebih maka perlu dilakukan perancangan sensor arus sebagai pengaman driver motor DC. Tujuan penggunaan sensor arus adalah untuk melindungi driver motor penjepit supaya tidak terbakar. Sensor arus ini terdiri dari resistor shunt dan optocoupler. Resistor shunt dihubungkan secara serial dengan motor, sedangkan input dari opto-coupler dihubungkan parallel dengan resistor shunt. Peningkatan arus pada rangkaian akan menyebabkan peningkatan tegangan pada resistor shunt. Pada tegangan tertentu optocoupler akan aktif sehingga dari opto tersebut akan memberikan logika 0 yang akan diolah oleh mikrokontroller dan memberikan perintah untuk menghentikan putaran motor. Nilai resistansi untuk mengatur kekuatan penjepit diperoleh dari hitungan secara teoritis dan beberapa pengambilan data pada rangkaian sensor arus.
PENGEMBANGAN SISTEM KONTROL AUTOPILOT RUDDER UNTUK PENGUJIAN ZIG ZAG MODEL KAPAL Mochammad Nasir; Zakky Murakham
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 3 No. 2 (2009)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis pengujian olah gerak kapal yang dapat dilakukan di kolam maneuovering (MOB) UPT BPPH adalah Uji ZigZag model. Pada pengujian zigzag model akan dijalankan pada suatu kecepatan yang telah ditentukan dengan sudut kemudi (rudder) nol derajat pada mode manual (dari remot kontrol) propeller digerakkan sampai kondisi initial tercapai baru model digerakkan dengan autopilot. Daun kemudi dengan remote control diputar kesalah satu sisi, misal starboard, hingga mencapai sudut kemudi yang telah ditentukan, misal 10°. Model akan berputar dengan segera setelah heading angle yang telah ditentukan tercapai, misal 10°, secara automatis daun kemudi akan berputar kearah sebaliknya ( portside ) hingga mencapai 10° dan heading model akan berubah kembali ke posisi starbord. Pada saat ini kontrol Autopilot ini tidak bisa berfungsi pada mode otomatis karena sesuatu hal, karena itu diperlukan pengembangan sistem kontrol autopilot. Pada kontrol yang baru ini menggunakan Mikrokontroller AT-Mega 16 sebagai pusat kontrollernya. Sedangkan sensor pendeteksi gerakan yaw menggunakan sebuah kompas digital. Dengan pengabungan ini maka diharapkan kegiatan pengujian zigzag di kolam MOB bisa terlaksana dengan baik , khususnya untuk pengujian zigzag model kapal LNG Carrier.