Ida Ayu Tria Wibawani
Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Burnout Dan Budaya Organisasi Terhadap Quiet Quitting Pada Pegawai Puskesmas Bebandem Ida Ayu Tria Wibawani; Ni Made Dwi Ariani Mayasari
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10793

Abstract

Fenomena quiet quitting menjadi isu penting pada sektor kesehatan, khususnya di puskesmas sebagai tantangan karier pascapandemi bagi tenaga kesehatan dan berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kesehatan primer. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi beberapa faktor di antaranya burnout dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh burnout dan budaya organisasi terhadap quiet quitting secara parsial maupun simultan pada tenaga kesehatan Puskesmas Bebandem. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 77 tenaga kesehatan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout berpengaruh positif terhadap quiet quitting, sedangkan budaya organisasi berpengaruh negatif. Kedua variabel bebas juga terbukti berpengaruh secara simultan, dengan burnout sebagai variabel yang paling dominan sehingga seluruh hipotesis penelitian diterima. Sebagai implikasi praktis, manajemen Puskesmas Bebandem disarankan menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang istirahat, meningkatkan akses pelatihan tenaga kesehatan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Bapelkes, organisasi profesi, dan institusi pendidikan, serta mengoptimalkan komunikasi dan apresiasi kinerja melalui rapat rutin guna menekan burnout dan kecenderungan quiet quitting.