Miftha Hulladuni Riandi
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Toleransi melalui Pluralisme dalam Kajian Teoritis dan Implementasi Kehidupan Sosial Resti Yulastri; Ana Susiana; Lilis Gusliyah; Miftha Hulladuni Riandi; Nanda Mulyani Pratiwi
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 2 (2026): AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/ss3f9k04

Abstract

This study discusses pluralism as the foundation for building tolerance in social life within Indonesia’s multicultural society. The research aims to analyze the concept of pluralism and its implementation in creating harmonious, peaceful, and inclusive social relations amid religious, cultural, ethnic, and social diversity. This study employed a qualitative approach through library research by examining various relevant sources, including books, scientific journals, articles, and supporting documents. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis, while source triangulation was applied to ensure data validity. The findings indicate that pluralism is not merely the acknowledgment of diversity, but also an active attitude of respecting, accepting, and cooperating with different groups in society. Tolerance becomes the practical implementation of pluralism through social interaction, mutual respect, and peaceful coexistence without discrimination. The study also reveals that education and digital literacy play significant roles in strengthening pluralistic values and preventing intolerance in the digital era. Furthermore, the implementation of pluralism can be observed through social cooperation, interfaith dialogue, and community solidarity in daily life. Therefore, pluralism can serve as an effective solution for maintaining social harmony, strengthening national unity, and reducing social conflict in modern society. It is recommended that education on tolerance and pluralism continue to be strengthened through educational institutions, families, and social environments to create a more inclusive and harmonious society.  Abstrak Abstrak. Penelitian ini membahas pluralisme sebagai dasar pembentukan toleransi dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian bertujuan untuk menganalisis konsep pluralisme serta implementasinya dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis, damai, dan inklusif di tengah keberagaman agama, budaya, suku, dan pandangan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui kajian berbagai sumber pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan validitas data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pluralisme tidak hanya dipahami sebagai pengakuan terhadap keberagaman, tetapi juga sebagai sikap aktif dalam menghormati, menerima, dan membangun kerja sama dengan kelompok lain yang berbeda. Toleransi menjadi bentuk implementasi nyata dari pluralisme melalui sikap saling menghargai, hidup berdampingan secara damai, dan menghindari diskriminasi sosial. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendidikan dan literasi digital memiliki peran penting dalam memperkuat nilai pluralisme serta mencegah berkembangnya intoleransi di era digital. Selain itu, implementasi pluralisme dapat dilihat melalui kerja sama sosial, dialog antarumat beragama, dan solidaritas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pluralisme dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat persatuan bangsa, dan mengurangi konflik sosial di masyarakat modern. Oleh karena itu, pendidikan toleransi dan pluralisme perlu terus diperkuat melalui lembaga pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial guna menciptakan masyarakat yang inklusif dan harmonis.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMAN 3 Pekanbaru Miftha Hulladuni Riandi
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/szgzrn52

Abstract

This study aims to determine the influence of the school environment on students' learning motivation in Islamic Religious Education subjects at SMAN 3 Pekanbaru. The study used a quantitative approach with a correlational method. The sample in this study was 43 grade X students who were selected proportionally from a population of 430 students. Data collection techniques were carried out through questionnaires and documentation. The results of the study showed that the school environment consisting of physical, social, and academic aspects had a significant influence on students' learning motivation. A conducive environment has been proven to be able to increase students' learning motivation, as indicated by indicators of student activity, enthusiasm for learning, and participation in learning activities. This happens because the school environment creates a comfortable atmosphere, positive social interactions, and adequate facilities. The conclusion of this study is that the school environment has a positive effect on students' learning motivation, especially in the context of Islamic Religious Education learning. This finding has an impact on the importance of effective school environment management as a strategy to improve the quality of learning. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 43 siswa kelas X yang dipilih secara proporsional dari populasi sebanyak 430 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang terdiri dari aspek fisik, sosial, dan akademis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Lingkungan yang kondusif terbukti mampu meningkatkan dorongan belajar siswa, ditunjukkan melalui indikator keaktifan siswa, semangat belajar, dan partisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini terjadi karena lingkungan sekolah menciptakan suasana yang nyaman, interaksi sosial yang positif, serta fasilitas yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lingkungan sekolah berpengaruh secara positif terhadap motivasi belajar siswa, khususnya dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Temuan ini berdampak pada pentingnya pengelolaan lingkungan sekolah yang efektif sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran