Suryanti
Universitas Pancasakti, Institut Teknologi Bisnis dan Administrasi Al Gazali Barru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Chatbot Berbasis Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Matematika Suryanti; Irfan Arsid
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Februari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i2.1721

Abstract

Pendidikan di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan seiring dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam berbagai sektor, termasuk dalam pembelajaran matematika. Salah satu aplikasi AI yang berkembang pesat adalah chatbot berbasis AI, yang berfungsi sebagai asisten pembelajaran interaktif, memberikan umpan balik instan, dan mendukung pemahaman konsep matematika yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan chatbot berbasis AI dalam pembelajaran matematika, dengan fokus pada manfaat, tantangan, dan implikasi pedagogisnya. Tinjauan literatur yang dilakukan mengungkapkan bahwa chatbot AI dapat meningkatkan aksesibilitas pembelajaran, menyediakan latihan soal yang dipersonalisasi, dan mendorong kemandirian belajar siswa. Selain itu, penggunaan chatbot juga dapat mempercepat pemahaman siswa melalui umpan balik real-time yang diberikan setelah menyelesaikan soal matematika. Namun, tantangan terkait ketergantungan pada teknologi, kualitas jawaban yang tidak selalu akurat, serta keterbatasan infrastruktur teknologi di daerah-daerah tertentu menjadi hambatan utama. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa kompetensi pengajar dalam memanfaatkan teknologi ini perlu ditingkatkan melalui pelatihan yang sesuai, serta kebutuhan untuk memverifikasi jawaban chatbot agar tidak terjadi kesalahan konseptual. Secara keseluruhan, meskipun chatbot AI memiliki potensi besar dalam mendukung pembelajaran matematika, keberhasilannya bergantung pada integrasi yang tepat antara teknologi dan pengajaran konvensional, serta peningkatan infrastruktur yang mendukung penggunaan teknologi ini secara merata di seluruh Indonesia.