Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media English Vocabulary Card Berbasis Model Make a Match untuk Meningkatkan Pemahaman Kata Benda Bahasa Inggris Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Nova Dwi Handayani; Petra Kristi Mulyani
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8054

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada rendahnya pemahaman kosakata Bahasa Inggris peserta didik sekolah dasar yang memerlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan mengetahui keefektifan media English Vocabulary Card berbasis model Make a Match dalam meningkatkan pemahaman kata benda Bahasa Inggris peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket, serta tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, Paired Sample T-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan 90,9% dengan kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti media pembelajaran efektif meningkatkan pemahaman kata benda Bahasa Inggris peserta didik. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,69 berada pada kategori sedang yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media. Dengan demikian, media English Vocabulary Card berbasis model Make a Match layak dan efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Inggris peserta didik sekolah dasar.