Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengatasi rendahnya keterampilan menyimak siswa sekolah dasar yang berdampak langsung pada pemahaman informasi dan keberhasilan belajar secara keseluruhan. Keterampilan menyimak merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena menjadi dasar bagi perkembangan keterampilan berbahasa lainnya. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan berbagai permasalahan yang menyebabkan rendahnya kemampuan menyimak peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan problematika keterampilan menyimak pada peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas dan 25 peserta didik kelas IV di SDN 64/I Teratai yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menyimak peserta didik masih tergolong rendah. Permasalahan yang ditemukan antara lain kesulitan memusatkan perhatian saat kegiatan menyimak, ketidakmampuan memahami ide pokok dan makna cerita yang disampaikan, serta kesulitan mengungkapkan kembali informasi secara runtut. Sebagian besar peserta didik hanya mampu memahami informasi pada tingkat literal. Problematika tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi keterbatasan konsentrasi dan pemahaman bahasa lisan peserta didik, sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah serta minimnya penggunaan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih interaktif serta pemanfaatan media pembelajaran yang variatif untuk meningkatkan keterampilan menyimak peserta didik.