Nahdiyah Hidayah
Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DENGAN MEDIA PAPAN KATA DI RA AL FATAH 1 PARAKANCANGGAH Tri Alifah; Nahdiyah Hidayah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i2.2735

Abstract

This study aims to enhance the reading abilities of children aged 5–6 years through the use of word board media at RA Al Fatah 1 Parakancanggah. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, involving 20 children from Group B as research participants. Data were collected through systematic observations focusing on three key indicators of early reading skills: letter recognition, letter differentiation, and the ability to read simple words. The findings revealed a significant improvement across all indicators. The ability to recognize letters increased from 47% to 98%, letter differentiation improved from 45% to 95%, and the ability to read simple words rose from 40% to 80%. These improvements were attributed to the effectiveness of the word board media in creating an engaging, interactive, and child-centered learning environment that actively involves learners in the learning process. In conclusion, the use of word board media is effective in improving early reading skills among children aged 5–6 years, while also fostering greater learning interest and participation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia 5–6 tahun melalui penggunaan media papan kata di RA Al Fatah 1 Parakancanggah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 anak kelompok B sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi sistematis terhadap tiga indikator utama kemampuan membaca awal, yaitu kemampuan mengenal huruf, membedakan huruf, dan membaca kata sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Kemampuan mengenal huruf meningkat dari 47% menjadi 98%, kemampuan membedakan huruf meningkat dari 45% menjadi 95%, dan kemampuan membaca kata sederhana meningkat dari 40% menjadi 80%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media papan kata mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan berpusat pada anak, sehingga mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media papan kata efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca awal anak usia 5–6 tahun sekaligus meningkatkan minat dan partisipasi belajar anak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL TEKSTUR ANAK USIA 3–4 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS SENSORY PLAY Irmayana Nurhasanah; Nahdiyah Hidayah
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i2.2734

Abstract

This study aims to enhance texture recognition skills among children aged 3–4 years through the implementation of sensory play-based learning at PAUD Langkah-Langkah Mungil Banjarnegara. The research adopts a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, involving 20 children from the Bee group as participants. Data were collected through structured observations focusing on three key indicators: the ability to identify types of textures, distinguish texture characteristics, and provide examples of textured objects. Data analysis was carried out quantitatively by calculating the percentage of achievement in each cycle and supported by qualitative descriptions of the learning process. The findings reveal a substantial improvement across all indicators, with the ability to identify textures increasing from 47% to 98%, distinguish textures from 45% to 95%, and provide examples from 40% to 80%. These results indicate that sensory play effectively promotes interactive and engaging learning experiences grounded in direct sensory involvement, thereby enhancing children’s participation and supporting cognitive development in early childhood education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal tekstur pada anak usia 3–4 tahun melalui penerapan media pembelajaran berbasis sensory play di PAUD Langkah-Langkah Mungil Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 anak kelompok Bee sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur yang mengukur tiga indikator utama, yaitu kemampuan menyebutkan jenis tekstur, membedakan karakteristik tekstur, serta memberikan contoh benda yang memiliki tekstur tertentu. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui perhitungan persentase ketercapaian pada setiap siklus dan diperkuat dengan deskripsi kualitatif terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator, yaitu kemampuan menyebutkan jenis tekstur meningkat dari 47% menjadi 98%, membedakan tekstur dari 45% menjadi 95%, serta memberikan contoh benda bertekstur dari 40% menjadi 80%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media sensory play efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan berbasis pengalaman langsung, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan anak sekaligus mengembangkan kemampuan kognitif dalam mengenal tekstur pada pendidikan anak usia dini.