Andrea Geovani
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Akuntansi Zakat Menggunakan PSAK 409: LAZNAS YAKESMA Kalimantan Tengah Maya Ekasari; Muhammad Zainal Arifin; Andrea Geovani; Ibnu Al-Saudi
Jurnal el-Huda Vol 17 No 01 (2026): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v17i01.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi PSAK 409 dalam akuntansi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada LAZNAS YAKESMA Kalimantan Tengah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 1 informan bagian keuangan, serta divalidasi menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSAK 409 berbasis akrual meningkatkan kualitas informasi keuangan yang lebih akurat dan relevan. LAZNAS YAKESMA telah menyesuaikan sistem akuntansi dalam pengakuan, pengukuran, dan penyajian laporan keuangan, meskipun masih menghadapi kendala pada kesiapan sumber daya manusia dan sistem. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis implementasi PSAK 409 pada lembaga amil daerah serta identifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, sehingga menegaskan peran PSAK 409 sebagai instrument strategis dalam memperkuat tata kelola zakat.
Pengaruh Intensitas Modal, Likuiditas Dan Political Cost Terhadap Konservatisme Akuntansi Andrea Geovani; Siti Dila Nuratih
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.414

Abstract

Konservatisme akuntansi merupakan prinsip kehati-hatian dalam pelaporan keuangan. Banyaknya kasus kecurangan laporan keuangan seperti manipulasi data laporan keuangan yang terjadi di atas mengindikasikan bahwa rendahnya penerapan konservatisme akuntansi pada perusahaan baik dalam pencatatan maupun pelaporan untuk laporan keuangan. Konservatisme akuntansi dapat membantu meminimalisir risiko kesalahan dalam pelaporan keuangan karena prinsip ini mendorong perusahaan untuk menggunakan estimasi yang lebih rendah dan konservatif dalam menilai aset, kewajiban, pendapatan, dan biaya, sehingga perusahaan dapat memastikan laporan keuangannya lebih dapat diandalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari intensitas modal, likuiditas, dan political cost terhadap konservatisme akuntansi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan objek penelitian ini adalah perusahaan sektor kesehatan (healthcare) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2024. Jenis data penelitian ini adalah data sekunder. Pengumpulan data diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan masing-masing perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangannya. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data meliputi analisis regresi data panel, uji asumsi klasik, uji hipotesis t, uji hipotesis f, dan koefisien determinasi dengan menggunakan program Eviews 13. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan, hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa intenitas modal berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0.0035 yang mana lebih kecil dari 0,05 dengan nilai koefisien 0.189391. Likuiditas tidak berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0.0645 yang mana lebih besar dari 0,05 dengan nilai koefisien 0.031308Political cost berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas 0.0021 yang mana lebih kecil dari 0,05 dengan nilai koefisien -0.748794. Hasil koefisien determinasi mennunjukkan nilai Adjusted R-Squared sebesar 0.596026. Artinya 59,6% konservastisme akuntansi dipengaruhi oleh intensitas modal, dan political cost sedangkan 40,4% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.