Arif Shaifudin
Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BUDI PEKERTI (BP) DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK SMPN 1 JIWAN MADIUN Zamzam Musthofa; Arif Shaifudin; Rizky Khoirunisa; Bustanul Yuliani
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 5 No 2 (2025): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v5i2.223

Abstract

Perilaku peserta didik yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Islam menunjukkan urgensi penguatan pendidikan karakter berbasis ajaran Islam. Dalam hal ini, guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kedisiplinan dan karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai keislaman secara teoritis dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) peran guru PAI sebagai model dan teladan dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas IX di SMP N 1 Jiwan, (2) peran guru PAI sebagai motivator dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas IX di SMPN 1 Jiwan, (3) peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai pembimbing dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas IX di SMPN 1 Jiwan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan siswa yang terlihat dari perilaku menyimpang seperti sering terlambat dan kurang sopan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI, tenaga pendidik, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI sangat berpengaruh dalam membentuk kedisiplinan siswa. (1) sebagai teladan, guru menunjukkan sikap Islami yang konsisten melalui perilaku jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. (2) sebagai motivator, guru memberikan dorongan positif lewat pembelajaran yang menyenangkan, apresiasi, dan umpan balik yang membangun. (3) sebagai pembimbing, guru memberikan arahan dan pendampingan dalam menghadapi masalah disiplin serta membentuk karakter siswa agar siap menghadapi tantangan di dalam dan luar sekolah.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN BUDI PEKERTI (BP) DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK SMPN 1 JIWAN MADIUN Zamzam Musthofa; Arif Shaifudin; Rizky Khoirunisa; Bustanul Yuliani
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 5 No 2 (2025): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v5i2.223

Abstract

Perilaku peserta didik yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Islam menunjukkan urgensi penguatan pendidikan karakter berbasis ajaran Islam. Dalam hal ini, guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kedisiplinan dan karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai keislaman secara teoritis dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) peran guru PAI sebagai model dan teladan dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas IX di SMP N 1 Jiwan, (2) peran guru PAI sebagai motivator dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas IX di SMPN 1 Jiwan, (3) peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai pembimbing dalam menanamkan kedisiplinan peserta didik kelas IX di SMPN 1 Jiwan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan siswa yang terlihat dari perilaku menyimpang seperti sering terlambat dan kurang sopan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI, tenaga pendidik, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI sangat berpengaruh dalam membentuk kedisiplinan siswa. (1) sebagai teladan, guru menunjukkan sikap Islami yang konsisten melalui perilaku jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. (2) sebagai motivator, guru memberikan dorongan positif lewat pembelajaran yang menyenangkan, apresiasi, dan umpan balik yang membangun. (3) sebagai pembimbing, guru memberikan arahan dan pendampingan dalam menghadapi masalah disiplin serta membentuk karakter siswa agar siap menghadapi tantangan di dalam dan luar sekolah.
Karakteristik Pembelajaran Di Madrasah Analisis Keputusan Menteri Agama No. 347 Tahun 2022 Tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Madrasah Arif Shaifudin; Devi Ernantika
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/maalim.v7i1.13610

Abstract

Madrasah is an Islamic educational institution under the auspices of the Ministry of Religion. When compared to educational institutions under the auspices of the Ministry of Education and Culture, madrasah has the advantage of integrating general knowledge with religion. Religious knowledge is an advantage for madrasahs to equip their alumni as a specialty in community life. The Kurikulum Merdeka is present as a macro policy that is currently being implemented in Indonesia which also has an impact on madrasahs. Independent learning which is the tagline of the Kurikulum Merdeka provides a fairly dynamic space for madrasahs to design school-level curriculum and learning so that it feels contextual to the needs of students and society. The article talks about KMA No. 347 of 2022 concerning Guidelines for the implementation of the Kurikulum Merdeka in Madrasahs, so that it is hoped that the characteristics of madrasahs will be seen in the context of the Kurikulum Merdeka.