Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi dan molekul bioaktif yang mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta pembentukan sistem imun. Namun, berbagai masalah dalam proses menyusui, seperti perlekatan yang tidak tepat, posisi menyusui yang salah, serta kurangnya pengetahuan ibu mengenai teknik menyusui yang benar, dapat menghambat keberhasilan menyusui. Edukasi kesehatan menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi teknik menyusui melalui media booklet terhadap keberhasilan menyusui ibu post partum di Ruang Maternitas RS Prima Husada Malang. Penelitian ini menggunakan desain Posttest-Only Control Group Design dengan populasi seluruh ibu post partum di Ruang Maternitas RS Prima Husada Malang sebanyak 102 orang. Sampel penelitian berjumlah 80 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (edukasi menggunakan booklet) dan kelompok kontrol (edukasi menggunakan leaflet). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen LATCH Score, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden pada kelompok eksperimen memiliki keberhasilan menyusui dalam kategori baik (70%), sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 55%. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p-value = 0,000 < 0,05). Nilai mean rank kelompok eksperimen (60,50) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (20,50), yang menunjukkan bahwa edukasi melalui media booklet lebih efektif dalam meningkatkan keberhasilan menyusui dibandingkan edukasi melalui media leaflet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi teknik menyusui melalui media booklet berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan menyusui ibu post partum di Ruang Maternitas RS Prima Husada Malang. Oleh karena itu, media booklet direkomendasikan sebagai salah satu sarana edukasi kesehatan yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan dalam meningkatkan keberhasilan menyusui.