Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gender equality in Islamic education: a comparative study of the thought of Ki Hajar Dewantara and the thought of KH. Ahmad Dahlan Ahmad Faroch Alfarizi; Arif Rahman
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v5i3.147

Abstract

Gender equality in Islamic education remains a significant discourse, especially when viewed through the perspectives of influential figures such as Ki Hajar Dewantara and KH. Ahmad Dahlan. This study aims to compare their thoughts on gender equality in education and analyze their relevance in the modern context. Using a qualitative approach with a comparative analysis method, this research examines primary sources, including writings, speeches, and educational practices. The results indicate that both figures emphasized inclusive education, yet their approaches differed: Ki Hajar Dewantara focused on humanist and nationalistic education, while KH. Ahmad Dahlan integrated religious values to promote gender equality. Ki Hajar Dewantara advocated equal educational access for all, emphasizing character development and independent thinking. Meanwhile, KH. Ahmad Dahlan emphasized the role of Islamic teachings in fostering balanced roles for men and women in society. The study concludes that their educational philosophies provide valuable insights for developing an inclusive and egalitarian Islamic education system today.
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Lahan Miring di Sanggar Tani Kalurahan Serut Gunung Kidulul Subhan Zul Ardi; Yudi Ari Adi; Umi Salamah; Arif Rahman; Oktira Roka Aji
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULY
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20095148

Abstract

Penerapan K3 selama ini lebih terfokus pada sektor formal yang memiliki struktur organisasi dan belum terfokus ke sektor informal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kajian mengenai penerapan K3 di sektor pertanian informal sebagai upaya dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan. Desa Serut adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung kidul dengan mayoritas bekerja sebagai buruh tani. Tujuan dari pengabdian adalah implementasi K3 pada pembukaan lahan pisang oleh sanggar tani muda pemerintah kalurahan serut. Solusi yang ditawarkan adalah para petani di desa serut memahami dan mengimplementasikan keselamatan ketika bekerja termasuk kondisi di lahan. Mitra dalam kegiatan PKM adalah Sanggar tani muda, dan pemerintah kalurahan Serut. Hasil yang telah dicapai adalah peningkatan pengetahuan pada para petani di sanggar tani muda.