Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Eco-Reporting Kopi : Inovasi Laporan Keuangan UMKM Berbasis Dampak Sosial dan Lingkungan Untuk Usaha Berkelanjutan Pada CV. Mandiri Kopi Nurhaflah Soraya; Rahmadani Rahmadani; Khairi Anshor; Devanta Abraham Tarigan
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i2.8316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model Eco-Reporting sebagai inovasi pelaporan keuangan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) pada CV. Mandiri Kopi, sebuah UMKM yang bergerak di sektor agribisnis kopi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Eco-Reporting mampu menyajikan informasi keuangan yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dari sisi ekonomi, CV. Mandiri Kopi mencatat peningkatan pendapatan sebesar 250% dengan laba bersih Rp 1 Miliar. Pada dimensi lingkungan, perusahaan berhasil mengolah 5.000 kg limbah kopi menjadi pupuk organik serta menanam 2.000 bibit pohon. Sedangkan pada aspek sosial, pemberdayaan 120 petani mitra dan penyelenggaraan 240 jam pelatihan telah memberikan dampak positif bagi komunitas lokal. Hasil ini sejalan dengan teori legitimasi yang menekankan pentingnya pengungkapan informasi keberlanjutan untuk memperoleh dukungan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Eco-Reporting dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta legitimasi sosial UMKM, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas objek kajian ke berbagai sektor UMKM guna menguji konsistensi model ini pada konteks yang berbeda.
Sustainable Development Goals: Peran Blue Economy dan Digital Accounting Pada Pengembangan UMKM Pesisir Kabupaten Serdang Bedagai Rahmadani Rahmadani; Nurhaflah Soraya; Muhammad Asrin Jazuli; Khairi Anshor
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i2.8352

Abstract

This study provides an overview of the role of the blue economy and digital accounting in the development of coastal MSMEs. Another important aspect is the creation of sustainable development. The purpose of this study is to obtain information related to the development of coastal MSMEs through the blue economy and digital accounting concepts. The long-term objective of this research is to provide coastal MSMEs with literacy on how the blue economy is increasingly relevant in economic, social, and environmental terms in overcoming various challenges in coastal areas that have abundant marine potential and wealth, supported by digital accounting for financial management for MSME development and improving the economic level of local communities and sustainability. This research is qualitative research by analyzing data using NVivo software. Data collection techniques were carried out using interviews, observation, and documentation. This research was conducted at the Dungun Serdang Bedagai Salted Fish MSME. The results of this study are in the form of a Business Model Canvas (BMC) with the concepts of the blue economy and digital accounting in the Dungun Salted Fish MSME. The concepts of the blue economy and digital accounting have complex interrelationships in various aspects that affect the development and sustainability of the Dungun Salted Fish Coastal MSME in Serdang Bedagai Regency.
Do Green Bonds Matter? Evidence From Stock Market Responses In ASEAN Developing Countries Nurhaflah Soraya; Khairi Anshor
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i3.9072

Abstract

This study investigates the stock market reaction to the announcement of green bond issuances by companies operating in developing ASEAN countries. Using an event study methodology, the findings reveal no statistically significant abnormal returns before and after the announcement dates. This suggests that capital markets in the region have yet to respond to sustainable finance instruments such as green bonds meaningfully. The weak market reaction may reflect limited integration of sustainability considerations into pricing mechanisms, low investor awareness, and insufficient trust in corporate environmental commitments. The study underscores the need for issuers to enhance disclosure quality, particularly concerning project transparency, measurable environmental impact, and fund utilization governance. Market regulators and financial institutions should also strengthen the regional sustainable finance ecosystem through regulatory support, fiscal incentives, and investor education. Future research is recommended to expand the dataset across ASEAN countries and incorporate ESG ratings, bond certification types, and environmental policy stability to better understand market dynamics.
PMKM Peningkatan Kompetensi Manajemen Keuangan UMKM Kue Makcik Cam melalui Pemanfaatan Aplikasi Microsoft Excel Agnes Br Manurung; Mutia Amalia; Windy Andaresta; Abri Andry Saresa Marbun; Khairi Anshor
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9307

Abstract

UMKM “Kue Makcik Cam” merupakan usaha mikro yang bergerak pada bidang produksi dan penjualan kue tradisional yang telah berkembang dan memiliki aktivitas produksi yang berkelanjutan. Seiring dengan perkembangan usaha dan meningkatnya kebutuhan pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur, diperlukan peningkatan kapasitas dalam manajemen keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital yang sederhana dan mudah diterapkan. Optimalisasi pencatatan dan penyusunan laporan keuangan menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung evaluasi usaha serta pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajemen keuangan pada UMKM “Kue Makcik Cam” melalui pemanfaatan Microsoft Excel sebagai media pembukuan sederhana. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah mendukung keberlanjutan usaha mitra melalui penerapan sistem pencatatan keuangan yang lebih tertata, akurat, dan mudah digunakan. Target khusus yang ingin dicapai meliputi peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya manajemen keuangan, peningkatan kemampuan dalam menggunakan Microsoft Excel untuk pencatatan transaksi usaha, serta tersedianya template pembukuan sederhana yang dapat digunakan secara mandiri. Data yang digunakan dalam kegiatan ini berupa data primer yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan diskusi dengan pemilik UMKM “Kue Makcik Cam”. Data tersebut mencakup kondisi pengelolaan keuangan usaha, kebutuhan mitra terkait pengembangan administrasi keuangan, serta kesiapan penerapan teknologi pendukung usaha. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Solusi yang ditawarkan berupa penerapan sistem pembukuan digital sederhana berbasis Microsoft Excel melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi dan template pembukuan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan penggunaan, serta monitoring penerapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola keuangan usaha. Mitra mampu menggunakan Microsoft Excel untuk mencatat transaksi harian, menyusun laporan kas masuk dan kas keluar, serta melakukan perhitungan laba usaha secara sederhana. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa template pembukuan keuangan berbasis Excel, modul pelatihan, dokumentasi kegiatan, dan bahan publikasi ilmiah. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi dalam mendukung digitalisasi administrasi keuangan UMKM dan meningkatkan kapasitas manajerial usaha secara berkelanjutan.