Suparman
sekolah tinggi agama buddha maha prajna jakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Persepektif Perekonomian Buddhis Sesuai Anggutara Nikaya Suparman
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 1 No. 1 (2025): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v1i1.2501

Abstract

Pada dasarnya, agama Buddha adalah agama yang menekankan belas kasihan, sehingga cara memperoleh kekayaan dengan tidak menyimpang dari kaidah moral. Pada dasarnya prinsip ekonomi dalam agama Buddha harus beriringan dengan prinsip moral atau sila. Hal tersebut, sesuai dengan sabda sang Buddha dalam kitab Anguttara Nikaya III:208. Lima perdagangan berdasarkan cinta kasih untuk semua makhluk hidup, yaitu: senjata perdagangan, perdagangan dengan makhluk hidup, perdagangan daging, perdagangan dengan zat yang memabukkan, perdagangan dengan racun adalah lima jenis perdagangan yang tidak dianjurkan, dan adalah benda. Berkenaan dengan permasalahan tersebut, maka penulis mencari kebenaran dengan menyatukan dan menganalisa semua melalui metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif studi kepustakaan. Dari metode tersebut tercapailah sebuah interprestasi, maka terciptalah hasil pekerjaan yang benar, seperti pekerjaan yang tidak menyimpang dari nilai-nilai agama, norma masyarakat, ataupun aturan negara. Sesungguhnya kriteria moral dan pekerjaan memiliki kesamaan, yaitu tidak merugikan diri sendiri dan makhluk lain serta saling menguntungkan. Ini dapat dipahami dengan penjelasan yang disabdakan oleh sang Buddha dalam kitab suci Ambalatthikarahulovada Sutta (M. I.415-416)
Analisis Pendekatan Model Kurikulum Humanistik Pada Pengembangan Kurikulum Sekolah Minggu Buddha (SMB) bondan ade prasetya; Suparman
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 1 No. 1 (2025): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v1i1.2505

Abstract

Tulisan ini bermaksud untuk memberikan gambaran tentang analisis pendekatan model kurikulum humanistik pada pengembangan kurikulum sekolah minggu Buddha (SMB). Rumusan masalah dalam tulisan ini difokuskan pada bagaimana tinjauan terhadap kurikulum pendekatan model humanistik. Tulisan ini merupakan hasil kajian pustaka yang dikumpulkan penulis dari berbagai sumber jurnal dan artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Dari hasil penelitian terlihat bahwa terdapat banyak persamaan antara model pengembangan kurikulum humanistik dan isi dari prinsip-prinsip kurikulum Sekolah Minggu Buddha (SMB).
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique Dan Pendekatan Etika Integratif Terhadap Kecerdasan Afektif Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Insan Teratai Tagerang Suparman; Mazdalena Hutabarat
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 1 No. 2 (2025): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v1i2.2507

Abstract

Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya tingkat kecerdasan afektif peserta didik di Sekolah Dasar Swasta Insan Teratai. Kondisi tersebut tercermin melalui karakter yang kurang baik, perilaku tidak disiplin, serta rendahnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih terdapat peserta didik yang sering datang terlambat ke sekolah, tidak mengenakan seragam dengan lengkap, serta menunjukkan sikap acuh terhadap lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dan pendekatan etika integratif terhadap kecerdasan afektif peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 135 peserta didik. Sampel penelitian berjumlah 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique dan pendekatan etika integratif berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan afektif peserta didik. Nilai Adjusted R Square (koefisien determinasi) sebesar 33,7% menunjukkan bahwa variabel kecerdasan afektif dipengaruhi oleh model pembelajaran VCT dan pendekatan etika integratif sebesar 33,7%, sedangkan sisanya 66,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran VCT yang dikombinasikan dengan pendekatan etika integratif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kecerdasan afektif peserta didik di tingkat sekolah dasar.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserata Didik SMPS Bodhisatta Tangerang Joko Priono; Suparman
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 1 No. 2 (2025): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v1i2.2509

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini berfokus pada rendahnya kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar peserta didik di SMPS Bodhisatta Tangerang yang berdampak pada penurunan hasil belajar. Berdasarkan hasil prasurvei terhadap 30 responden, diperoleh persentase kompetensi pedagogik sebesar 46%, motivasi belajar 47%, dan hasil belajar 36%, yang menunjukkan adanya kecenderungan menurun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimen (ex post facto), di mana variabel bebas telah terjadi sebelumnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling, dengan responden terdiri atas guru dan peserta didik SMPS Bodhisatta. Instrumen penelitian berupa angket berskala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik (X₁) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (Y) dengan nilai thitung sebesar 5,379 dan signifikansi 0,00. Selain itu, motivasi belajar (X₂) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai thitung 2,245 dan signifikansi 0,033. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar peserta didik berkontribusi secara nyata terhadap peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian ini sejalan dengan temuan sebelumnya bahwa kemampuan pedagogik guru berperan penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme guru dan penguatan motivasi internal peserta didik menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kesejahteraan Psikologis Peserta Didik SMP Swasta Insan Teratai Tangerang Suparman
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 2 No. 1 (2026): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v2i1.2605

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua dan kecerdasan emosional terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik SMP Swasta Insan Teratai, permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kesejahteraan psikologis pada peserta didik yang menghambat proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil observasi yang peneliti lakukan dilapangan ditemukan masalah seperti peserta didik merasa terisolasi sosial, kesepian atau sulit berinteraksi dengan teman sekelas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan ex post facto. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik purposive sampling. Responden penelitian ini adalah peserta didik SMP Swasta Insan Teratai Tangerang. Data dikumpulkan menggunakan angket. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dan kecerdasan emosional berpengaruh pada kesejahteraan psikologis peserta didik. Dalam uji analisa korelasi menggunakan regresi linear berganda, karena untuk melihat hubungan antara variabel lebih dari satu seperti bebas dengan variabel terikat sehingga akan ditemukan titik permasalahan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh hubungan antar variabel bebas dan variabel terikat atau pola asuh orang tua, kecerdasan emosional terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik yang menurun. Hasil penelitian ini uji hipotesis pola asuh orang tua (X1) terhadap kesejahteraan psikologis (Y). Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS, diperoleh nilai Thitung 3,212 bernilai positif dengan nilai signifikan 0,002. Uji hipotesis kecerdasan emosional (X2) terhadap kesejahteraan psikologis (Y) di peroleh nilai Thitung 3,244 bernilai positif dengan nilai signifikan sebesar 0,002. Dengan adanya penelitian ini peneliti berharap kesejahteraan psikologis peserta didik mengalami peningkatan.