Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Tangkai Sirih Merah (Piper crocatum) Gilang Pratama Putra; Lalu Sanik Wahyu Fadil Amrulloh; Ika Wahyuni; M. Ari Wisnu
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i2.979

Abstract

Tangkai sirih merah (Piper crocatum) mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin yang berpotensi sebagai antimikroba. Ekstrak tangkai sirih merah (Piper crocatum) dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Sediaan gel diformulasikan menggunakan kombinasi bahan seperti carbopol 940, gliserin, metil paraben, dan trietanolamin. Setelah dilakukan pembuatan formulasi gel, dilanjutkan evaluasi sediaan diantaranya uji organoleptik, homogenitas, pH (keasaman), daya sebar, viskositas (kekentalan), dan daya lekat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sediaan gel hand sanitizer yang stabil secara fisik. Formulasi gel yang dihasilkan memiliki viskositas yang sesuai sehingga mudah diaplikasikan, dan memberikan sensasi lembut pada kulit.
TINJAUAN KIMIA FARMASI TERHADAP KARAKTERISTIK FARMASETIKA DAN EVALUASI DISOLUSI TABLET KOMBINASI AMLODIPIN BESILAT – LOSARTAN KALIUM Gilang Pratama Putra; Ika Wahyuni
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v9i1.4259

Abstract

Penggunaan kombinasi obat amlodipin besilat dan losartan kalium pasien hipertensi bertujuan untuk menggantikan terapi tunggal yang kurang efektif. Sediaan kombinasi amlodipin besilat dan losartan kalium dikembangkan untuk memberikan efek sinergis dan meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Tujuan kajian artikel ini yaitu untuk mengetahui kombinasi tablet amlodipin besilat dan losartan kalium pada pasien hipertensi dari sisi farmakologi dan farmasetika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencarian artikel melalui database tunggal, yaitu Google Scholar. Kombinasi amlodipin besilat dan losartan kalium banyak digunakan pada pasien hipertensi stage II. Penggunaan amlodipin besilat dikombinasi dengan losartan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan dibandingkan penggunaan amlodipin secara monoterapi. Tablet lepas segera lapis ganda dipilih pada kombinasi kedua obat ini karena amlodipin besilat dan losartan kalium memiliki karakteristik yang berbeda, dimana formulasi amlodipin besilat tablet menggunakan kempa langsung dan losartan kalium menggunakan metode granulasi basah. Setelah pembuatan formulasi tablet kombinasi maka dilakukan evaluasi salah satunya uji disolusi. Uji disolusi dilakukan menggunakan alat disolusi USP Tipe II (tipe Paddle).
Perlindungan Hukum Bagi Pasien dan Tanggung Jawab Medis Dalam Praktik Kesehatan Ika Wahyuni
RETORIKA: Journal of Law, Social, and Humanities Vol. 1 No. 2 (2023): Retorika: Journal of Law, Social, and Humanities
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: 1) analyze the legal protection provided to patients in health practices, 2) explain the limits of medical responsibility that are the obligations of health workers, and their implications for safe and professional health care practices. This study is a normative legal study using a statutory approach and a conceptual approach. The legal materials consist of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The legal materials are analyzed using legal interpretation, legal theories, and legal principles. The results of the study show that the legal framework for patient protection in Indonesia, which is regulated through Act No. 17 of 2023 concerning Health and Regulation of the Minister of Health No. 11 of 2017 concerning Patient Safety, guarantees patients' rights to safety, information, and professional services, and emphasizes the obligations of medical workers according to professional and ethical standards. The limits of medical responsibility are regulated through Article 57 paragraph (1) of Act No. 17 of 2023, with the application of the principles of caution, justice, and legal certainty as guidelines. These provisions ensure that healthcare practices are safe, professional, and lawful, while minimizing the risk of malpractice and comprehensively protecting patient rights.