Phey Liana
(1) Program Studi Magister Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang (2)(3) Departemen Imunologi dan Sains Transfusi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Awal Resiko Metabolik Pada Prediabetes Dengan Riwayat Keluarga Tingkat Pertama Diabetes Melitus Tipe 2 Salwa Nur Afifah; Phey Liana; Desi Oktarina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11341

Abstract

Prediabetes merupakan fase awal gangguan metabolik yang berpotensi berkembang menjadi Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2), terutama pada individu dengan riwayat keluarga tingkat pertama (First Degree Relative/FDR) penderita DMT2. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil awal risiko metabolik pada individu prediabetes dengan riwayat keluarga tingkat pertama diabetes melitus tipe 2. Sebanyak 68 responden dibagi rata kelompok antara normal dan prediabetes. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa kelompok prediabetes memiliki median usia 31,5 tahun, dengan dominasi perempuan (46,5%) dan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 terutama dari pihak ayah (53,8%). Kelompok ini juga menunjukkan prevalensi lebih tinggi dalam durasi obesitas lebih dari 5 tahun (100%), tekanan darah sistolik median 124,5 mmHg, kadar HbA1c median 5,85%, kadar TNF-α median 150,21 pg/mL, indeks massa tubuh rata-rata 27,68 kg/m², dan lingkar pinggang rata-rata 86,91 cm. Selain itu, aktivitas fisik rutin lebih rendah (26,9%) dan proporsi perokok lebih tinggi (60%) dibandingkan kelompok normal. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu prediabetes dengan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 memiliki profil risiko metabolik yang lebih buruk, mendesak pentingnya intervensi dini untuk mencegah perkembangan menuju diabetes melitus tipe 2
PERAN IMUNOMODULATOR VITAMIN D TERHADAP INTERLEUKIN 6 PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Septi Wulandari; Zen Hafy; Phey Liana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11119

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik kompleks dengan peradangan kronis sebagai salah satu mekanisme penting dari patogenesisnya. Interleukin-6 (IL-6) memiliki peran signifikan dalam memperburuk resistensi insulin dan meningkatkan risiko komplikasi vaskular pada penderita DMT2. Vitamin D diketahui tidak hanya berfungsi dalam metabolisme tulang tetapi juga bertindak sebagai imunomodulator yang mampu memodulasi respons inflamasi. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis peran vitamin D dalam mengatur tingkat IL-6 pada pasien DMT2 berdasarkan studi yang dipublikasikan sebelumnya. Literature review ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh vitamin D dalam menurunkan sitokin proinflamasi IL-6 pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah penelusuran artikel melalui database Pubmed, Springer Link dan Google Scholar. Tahun penerbitan sumber pustaka adalah dari tahun 2011 hingga 2025 dengan 27 sumber pustaka. Hasil: Beberapa literatur menunjukkan bahwa kadar vitamin D serum yang cukup atau pemberian suplemen vitamin D memiliki kemampuan untuk mengurangi IL-6 dan berkontribusi terhadap perbaikan kontrol glikemik Hasil yang diperoleh antar studi belum sepenuhnya konsisten karena adanya perbedaan metodologi, dosis suplementasi, durasi intervensi, serta karakteristik subjek penelitian. Beberapa literatur menunjukkan bahwa kadar vitamin D serum yang cukup atau pemberian suplemen vitamin D memiliki kemampuan untuk mengurangi IL-6 dan berkontribusi terhadap perbaikan kontrol glikemik