Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Kinerja Koagulan Tawas Alumunium (Al) Dan Komersil Terhadap Kualitas Air Sumur : Studi Efek Variasi Konsentrasi Pada Nilai pH, Konduktivitas , TDS dan DO Debi Anggun Sari; Rara Eka Dyla Putri; Melati Ireng Sari; Erlina Zanita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13020

Abstract

Penelitian ini membandingkan kinerja koagulan tawas laboratorium (AL) dan tawas komersial (TK) terhadap kualitas air sumur (pH awal 6,4; TDS 156,4 ppm). Pengujian dilakukan dengan variasi konsentrasi tinggi (2,5–25 g/l) untuk mengukur parameter pH, konduktivitas, Total Dissolved Solids (TDS), dan Dissolved Oxygen (DO). Hasil menunjukkan kedua koagulan memiliki kinerja serupa dalam penjernihan dengan dosis optimal 10 g/l, namun gagal menghilangkan bau parit. Secara kimiawi, peningkatan konsentrasi tawas menyebabkan penurunan pH drastis hingga 4,0 akibat reaksi hidrolisis, sehingga tidak memenuhi baku mutu sanitasi. Penurunan TDS optimal terjadi pada dosis 5 g/l (mencapai 30 ppm), namun dosis di atas itu justru meningkatkan nilai TDS dan konduktivitas secara linear akibat akumulasi ion sisa elektrolit Al3+ dan SO42-. Secara keseluruhan, rentang dosis yang diuji dikategorikan sebagai overdose (restabilisasi), yang berdampak buruk pada keseimbangan kimia air. Direkomendasikan penggunaan dosis dalam orde mg/l untuk menjaga kualitas air sesuai standar kesehatan
Pemanfaatan Limbah Alumunium Foil (ALUFO) Sebagai Koagulan Tawas Dalam Pengolahan Air Rawa Rara Eka Dyla Putri; Debi Anggun Sari; Melati Ireng Sari; Erlina Zanita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13021

Abstract

Ketersediaan air bersih di daerah rawa Indonesia bermasalah karena sumber air, seperti air gambut, memiliki pH rendah dan kandungan kimia tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi penjernihan air rawa menggunakan koagulan tawas Al2(SO4)3 yang disintesis dari limbah aluminium foil kemasan makanan (AL). Tawas AL memiliki Rendemen 45% dan persentase konversi 80%. Tawas AL dan Tawas komersil (TK) diuji pada konsentrasi 5 g/L hingga 25 g/L. Secara organoleptik, baik TK maupun AL efektif menghilangkan bau dan membentuk endapan hijau, menandakan keberhasilan koagulasi. Pengolahan sangat efektif menurunkan Total Dissolved Solids (TDS) air baku dari 713,5 ppm menjadi 74 hingga 215 ppm, sehingga memenuhi baku mutu. Parameter oksigen terlarut menunjukkan sedikit penurunan seiring dengan peningkatan dosis tawas yaitu nilai DO dan %DO air baku sebesar 4,23 mg/L dan 46,9%, meskipun nilai DO terendah yaitu 4,09 mg/L masih tergolong rendah. Penurunan ini diyakini terkait dengan konsumsi oksigen selama reaksi kimia koagulasi atau proses oksidasi zat-zat yang diikat flok. Namun, penambahan tawas menyebabkan penurunan pH ekstrem dari pH 6 menjadi pH 4 di seluruh konsentrasi, sehingga tidak memenuhi baku mutu