Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Prodi Pendidikan Biologi Universitas Nias Dalam Peningkatan Literasi Sains Agnes Renostini Harefa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nias dalam meningkatkan literasi sains di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dosen, mahasiswa, alumni, serta masyarakat yang terlibat dalam program-program literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Nias berkontribusi melalui berbagai program, seperti workshop literasi sains untuk mahasiswa, edukasi konservasi mangrove di pesisir Nias, penelitian berbasis kearifan lokal, pelatihan guru dalam pembelajaran sains aktif, dan program "Science Goes to School" di tingkat sekolah dasar. Bentuk keterlibatan mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan tersebut memperkuat pengembangan literasi sains berbasis pengalaman langsung. Secara umum, program-program yang dijalankan terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep sains, membangun kesadaran konservasi lingkungan, dan mendorong publikasi penelitian berbasis lokal. Faktor pendukung keberhasilan meliputi komitmen dosen dan mahasiswa, dukungan institusi, serta antusiasme masyarakat, sedangkan kendala yang ditemukan mencakup keterbatasan fasilitas laboratorium, kurangnya tenaga ahli literasi sains, dan tantangan geografis daerah kepulauan. Penelitian ini mempertegas pentingnya integrasi literasi sains dalam kurikulum berbasis konteks lokal serta keterlibatan aktif mahasiswa sebagai agen perubahan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi literasi sains di perguruan tinggi, khususnya di daerah-daerah yang memiliki karakteristik geografis serupa