Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Ketahanan Beberapa Varietas Padi terhadap Penyakit Busuk Pelepah Akibat Infeksi Fusarium longipes Verrel Santosa; Ruth Meike Jayanti; Maria Marina Herawati; Andree Wijaya Setiawan
Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 10 No 1 (2026): MARCH
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agriprima.v10i1.805

Abstract

Penyakit busuk pelepah merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi yang dilaporkan semakin meluas dan berdampak signifikan terhadap penurunan hasil. Selain Sarocladium oryzae, beberapa spesies Fusarium, termasuk Fusarium longipes, diketahui berasosiasi dengan penyakit ini dan berpotensi memperparah kerusakan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat ketahanan beberapa varietas padi terhadap penyakit busuk pelepah akibat infeksi F. longipes berdasarkan keparahan penyakit dan parameter epidemiologi. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca menggunakan sepuluh varietas padi, yaitu Ciherang, Sunggal, Inpari 32, Inpari 42, Inpari 43, Memberamo, Situ Bagendit, IR64, Padjadjaran, dan SRP08, yang disusun dalam rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Inokulasi dilakukan pada umur 60 hari setelah tanam menggunakan bulir beras yang telah dikoloni F. longipes. Pengamatan keparahan penyakit dilakukan pada 3, 6, 9, 12, dan 15 hari setelah inokulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keparahan penyakit meningkat seiring waktu pengamatan dan berbeda antarvarietas. Pada akhir pengamatan, seluruh varietas menunjukkan keparahan penyakit yang tinggi dan diklasifikasikan sebagai sangat rentan berdasarkan kriteria IRRI. Nilai laju infeksi dan Area Under Disease Progress Curve (AUDPC) menunjukkan adanya perbedaan dinamika perkembangan penyakit antarvarietas, meskipun tidak ditemukan varietas dengan tingkat ketahanan efektif terhadap infeksi F. longipes. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi ketahanan varietas sebagai dasar pengelolaan penyakit busuk pelepah dan pengembangan varietas padi yang lebih adaptif.